Lifestyle
Jun18

7 Tips Memilih Menu Sahur Selama Berpuasa Ramadhan

Apakah anda sedang membutuhkan tips memilih menu sahur selama berpuasa ramadhan? Ingin tahu makanan dan minuman apa saja yang disarankan dan sebaiknya dihindari saat bersantap sahur? Yuk, kita ulas secara bersama-sama!

Sahur adalah salah satu ibadah sunnah yang ditujukan guna mempersiapkan tubuh untuk berpuasa selama seharian penuh. Sahur biasanya dilakukan pada waktu sebelum imsak di saat pagi hari buta. Dengan mengonsumsi menu makan sahur yang tepat diharapkan tubuh akan tetap bisa fit selama menjalankan ibadah puasa ini.

tips-memilih-menu-sahur.jpg

Ilustrasi

Di bawah ini saran-saran menu sahur yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari khas dari Arafuru!

1. Pilih Makanan Berkarbohidrat dan Berprotein Tinggi

Selama berpuasa, tubuh tidak akan mengonsumsi bahan makanan sama sekali selama lebih dari 13 jam. Untuk itu, tubuh harus memiliki bekal tenaga cukup yang bisa didapatkan dari makanan kaya karbohidrat. Selain itu, tubuh juga membutuhkan asupan protein yang tinggi sebagai sumber energi cadangan. Contoh-contoh makanan berkarbohidrat dan berprotein tinggi antara lain beras, jagung, singkong, ketela, gandum, telur, ikan, daging, tahu, dan tempe.

2. Jangan Bersahur dengan Sisa Makanan Berbuka

Kebanyakan orang cenderung bersantap sahur dengan lauk-pauk sisa berbuka puasa. Walaupun memudahkan kita, hal tersebut tidak dianjurkan untuk dijadikan sebagai kebiasaan. Pasalnya, proses penghangatan kembali makanan sisa akan mengurangi kandungan gizinya secara drastis. Apabila kebutuhan gizi harian tidak terpenuhi, akibatnya tubuh pun menjadi terasa lemas. Oleh karena itu, biasakanlah memasak hidangan yang baru dan segar untuk menu bersahur.

3. Hindari Bersahur dengan Makanan yang Berlemak

Kenapa makanan yang mengandung lemak tinggi harus dihindari selama berpuasa? Sebab, makanan-makanan semacam ini sulit dicerna oleh tubuh sehingga mengakibatkan gampang dehidrasi. Di samping itu, makanan yang berkuah santan juga wajib dihindari oleh para penderita maag agar terjaga kesehatan lambungnya.

4. Santap Sayur-sayuran dan Buah-buahan

Sayur-sayuran dan buah-buahan adalah bahan makanan yang paling menyehatkan. Ini karena buah dan sayur mengandung banyak vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Itu sebabnya, anda harus memasukkan hidangan-hidangan yang terbuat dari kedua bahan ini untuk bersahur. Sebagai contoh, anda bisa mengolah sayur-mayur sebagai sup, sayur bening, ataupun tumisan. Sedangkan buah-buahan bisa dibuat menjadi jus, selai, ataupun dimakan begitu saja.

5. Minum Air yang Cukup

Saat bersahur, anda juga perlu meminum air putih dalam jumlah yang cukup. Idealnya, manusia membutuhkan air putih sebanyak 800 mL setiap hari. Anda bisa membagi kebutuhan air tersebut menjadi 200 mL saat berbuka, 400 mL ketika malam, dan 200 mL di waktu sahur. Direkomendasikan juga untuk meminum susu saat bersahur sebagai penambah energi dan pencukup gizi.

6. Jauhi Bahan Makanan yang Manis

Berkebalikan dengan buka puasa, saat sahur anda dianjurkan untuk menghindari makan makanan yang mengandung gula tinggi. Perlu diketahui, makanan-makanan yang terasa manis akan membuat tubuh merasa cepat lapar dan haus karena energi yang dihasilkan glukosa tidak cukup besar. Sebagai gantinya, ambilah potongan buah-buahan segar sebagai cemilan ketika sahur.

7. Makan Sahur Secukupnya

Makanlah di saat lapar dan berhentilah sebelum kenyang. Selain tidak baik dari segi agama, makan secara berlebihan juga akan berdampak negatif bagi kesehatan tubuh. Saat menerima makanan dalam jumlah besar, sistem pencernaan akan dipaksa bekerja keras secara mendadak. Tidak hanya bakal membuat tubuh terasa lemas, makan sahur secara berlebihan pun dapat menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan.