6 Tips Mengatur Keuangan saat Puasa di Bulan Ramadhan

Peran ibu dalam sebuah rumah tangga itu penting sekali. Terlebih kala Bulan Ramadhan seperti sekarang, ibu memegang peranan utama untuk menjamin seluruh anggota keluarganya tetap nyaman selama menunaikan ibadah puasa. Tugas seorang ibu pada Bulan Ramadhan memang akan jauh lebih merepotkan. Mulai dari menyiapkan menu sahur dan berbuka puasa, bersih-bersih seisi rumah, sampai memikirkan harga kebutuhan yang kian melambung.

Sudah menjadi rahasia umum kalau harga berbagai barang di Indonesia akan meningkat tajam saat Bulan Ramadhan tiba. Khususnya barang-barang kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, bawang putih, dan cabai pasti harganya akan naik mencapai 20-50 persen. Jika kondisi ini tidak disikapi secara bijaksana, maka akan menjadi beban dalam keluarga. Oleh karena itu, sebagai ibu yang cerdas, Anda harus merencanakannya dengan baik.

cara-mengatur-keuangan-puasa.jpg

Yap, kali ini kami akan berbagi panduan bagaimana sih caranya mengatur keuangan keluarga selama berpuasa di Bulan Ramadhan. Anda harus mempunyai taktik dan strategi yang jitu agar tidak terlalu pusing memikirkannya. Triknya adalah Anda tidak boleh kalah dengan keadaan. Justru Anda yang harus bisa memprediksi kondisi harga selama Bulan Ramadhan sehingga tidak bakal kelabakan dengan mahalnya harga barang-barang di pasar.

Berikut ini tips-tips mengatur keuangan saat Bulan Ramadhan selengkapnya :

  1. Siapkan Stok Jauh-jauh Hari.

Beras, gula pasir, mie kering, tepung terigu, minyak goreng, bawang putih, dan bawang merah bisa disimpan hingga 3 bulan lamanya. Sedangkan ikan, daging sapi, dan daging ayam bisa Anda masukkan ke freezer biar awet. Begitu pula dengan telur yang bisa Anda letakkan di kulkas supaya bisa bertahan lama, Jadi sebaiknya Anda menyetok barang-barang tersebut jauh-jauh hari ketika harganya masih murah.

  1. Beli Sayuran/Buah yang sedang Musim

Sayuran tidak bisa disimpan dalam waktu lama sebab kandungan air di dalamnya membuat sayuran mudah membusuk. Untuk mendapatkan sayuran dengan harga yang miring, belilah di pasar tradisional ketimbang pasar swalayan. Jangan takut untuk menawar karena lumrah dilakukan. Usahakan belilah sayuran yang sedang musimnya saat itu dilihat dari jumlahnya yang banyak. Hal yang sama juga berlaku untuk buah.

  1. Jangan Berlebihan dalam Memasak

Mungkin niat Anda baik ingin menjamu seluruh anggota keluarga yang sudah berhasil menunaikan ibadah puasa. Lantas Anda pun memasak berbagai macam hidangan agar mereka merasa gembira. Tetapi usahakan Anda jangan membuat berbagai macam masakan sekaligus pada satu kali kesempatan. Saat buka puasa atau sahur idealnya hanya terdiri dari 1 makanan pokok, 1 lauk pauk, dan 1 sayuran.

  1. Jangan Tergiur dengan Tetangga Sebelah

Rumput tetangga memang selalu kelihatan lebih hijau. Tetapi Anda tidak mengetahui kondisi yang sebenarnya. Usahakan Anda tidak iri dengan gaya hidup tetangga sebelah yang serba mewah. Bukan tidak mungkin mereka berhutang untuk menunjang gaya hidupnya tersebut. Pastikan Anda tidak tergiur dengan kehidupan mereka. Belilah barang-barang yang memang Anda sekeluarga butuhkan.

  1. Bedakan antara Kebutuhan dan Keinginan

Tidak sedikit ibu rumah tangga yang mengeluhkan anggaran belanjanya malah naik drastis ketika Bulan Ramadhan tiba. Padahal frekuensi kita makan lebih sedikit sebab harus berpuasa. Penyebabnya yang pertama ialah harga semua barang pasti naik di Bulan Ramadhan. Sedangkan penyebab selanjutnya Anda tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Semua barang yang Anda inginkan dibeli karena tampak seperti kebutuhan.

  1. Beli Baju Baru di Bulan Sebelumnya

Khususnya untuk anak-anak tentunya harus dibelikan pakaian baru untuk menyambut perayaan Hari Idul Fitri. Hanya saja harga baju mendekati Hari Lebaran akan naik. Promo diskon yang terpampang juga kebanyakan palsu, hanya sekadar hiasan belaka untuk menarik minat calon pembeli. Jadi ada baiknya Anda membeli pakaian baru paling tidak sebulan sebelumnya. Simpan pakaian tersebut di lemari dan berikan ke anak saat akan dikenakan.