Lifestyle
Apr2

6 Perbedaan Mendasar Apartemen dan Rumah Susun

perbedaan-apartemen-dan-rumah-susun.jpg

Jika diibaratkan, apartemen dan rumah susun bagaikan dua sisi mata uang koin yang berbeda. Di satu sisi terlihat indah, menawan, dan penuh kemewahan. Namun di sisi lain, minim fasilitas dan rentan terjadi keributan.

Apartemen dan rumah susun memang memiliki prinsip perumahan yang serupa, yakni menciptakan tempat tinggal dalam bentuk vertikal. Oleh karena itu, banyak orang yang mengklaim tinggal di rumah susun layaknya hidup di apartemen. Meskipun begitu, perbedaan keduanya sangat mencolok, di antaranya :

1. Berdasarkan Target Market

Pengembang apartemen biasanya menargetkan marketnya pada orang-orang yang mempunyai mobilitas tinggi. Orang bertipe ini cenderung memilih hunian yang simpel, praktis, tidak butuh perawatan yang rumit, serta terjaminnya keamanan dan privasi. Sedangkan rumah susun ditujukan untuk masyarakat menengah ke bawah yang ingin tinggal di tempat yang strategis.

2. Berdasarkan Harga

Karena ditujukan untuk kalangan menengah ke atas, maka harga apartemen jauh di atas harga rumah susun. Biaya tinggal di apartemen pun lebih kompleks, di antaranya ada biaya room service, asuransi, dan sebagainya. Pada rumah susun, di samping biaya pokok terdapat juga biaya kebersihan yang didasari mufakat bersama.

3. Berdasarkan Fasilitas

Pada hunian berjenis apartemen, pengguna akan mendapatkan berbagai fasilitas yang bonafit, seperti kebersihan, hiburan, tempat ibadah, dan kesehatan. Bahkan ada pengembang yang menyediakan fasilitas mall dan restoran khusus untuk penghuni apartemennya. Sedangkan pada rumah susun setiap penghuni bertanggungjawab sendiri dengan kebersihan lingkungannya. Jika ingin menikmati fasilitas, penghuni rumah susun bisa memanfaatkan fasilitas umum yang ada di sekitarnya.