6 Negara yang Waktu Puasanya Paling Cepat dan Lama

Tahukah Anda, waktu puasa negara-negara di seluruh penjuru dunia ternyata berbeda-beda lho. Meskipun pada dasarnya puasa dilakukan dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari, tetapi lama waktunya tidak sama. Hal ini disebabkan karena garis ekuator bumi tidak benar-benar lurus melainkan miring sebesar 23,5 derajat. Akibatnya yaitu ada belahan bumi yang mempunyai rentang waktu siang dan malam yang lebih cepat atau lebih lama daripada daerah lainnya.

Seyogianya kita patut bersyukur tinggal di Indonesia sebab waktu puasanya tergolong normal, tidak terlalu lama atau terlalu cepat. Rata-rata dalam sehari kita berpuasa selama jam yakni kurang lebih mulai dari pukul  pagi sampai pukul sore. Coba bandingkan dengan negara lain yang bahkan lama waktu puasanya bisa mencapai. Terbayang kan bagaimana rasanya berpuasa apabila tinggal di negara tersebut? Jadi mulai sekarang tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk tidak menunaikan ibadah puasa.

Di bawah ini negara-negara yang mempunyai waktu puasa paling cepat di dunia. Kira-kira negara apa saja ya?

  1. Chili

Sepertinya beruntung sekali ya umat muslim yang menjalankan ibadah puasa di Negara Chili, Amerika Selatan. Bagaimana tidak, sebab mereka akan menunaikan ibadah ini dalam rentang waktu yang tercepat di dunia. Rata-rata masyarakat islam di Chili berpuasa selama 9 jam 12 menit dalam sehari. Waktu imsaknya ialah pukul 5.31 dan waktu berbukanya yaitu 15.00. Jangan iri ya!

  1. Argentina

Negara di Amerika Selatan selanjutnya yang juga memiliki waktu puasa cukup cepat adalah Argentina dengan ibukotanya Buenos Aires. Umat islam di sini akan menjalankan ibadah puasa dalam waktu selama 9 jam 37 menit per hari. Jauh lebih singkat waktunya dibandingkan dengan di negara kita ya. Kendati demikian, jumlah muslim di Argentina tergolong sangat sedikit sehingga mungkin tetap nyaman berpuasa di Indonesia.

  1. Australia

Walaupun letaknya berada sangat dekat dengan Indonesia, tetapi ternyata selisih waktu berpuasa di Australia dengan Indonesia memiliki selisih yang cukup jauh. Durasi puasa di negara ini kurang lebih hanya setengah hari yakni 11 jam 50 menit. Didukung dengan kondisi lingkungan yang aman dan tenteram, berpuasa di negara ini pasti akan terasa menyenangkan. Apalagi jumlah rumah makan dan restoran yang berlabel halal di sini juga sudah banyak sekali.

waktu-puasa-tercepat-terlama.jpg

Di sisi lain, terdapat pula negara-negara yang memiliki waktu puasa paling lama. Kebanyakan adalah berasal dari benua Eropa. Kebetulan kami saat ini sedang tinggal di salah satu negara berikut. Bagaimana rasanya? Yang pasti ini akan menjadi salah satu pengalaman yang tak terlupakan.

  1. Skandinavia

Wilayah Skandinavia mencakup negara-negara seperti Swedia, Finlandia, dan Norwegia. Pada bulan puasa tahun ini, wilayah di Skandinavia sedang berada di musim panas sehingga matahari bersinar dalam waktu yang sangat lama yakni 21 jam. Pernahkah Anda membayangkan bagaimana rasanya berpuasa selama 21 jam per hari dan dilakukan selama sebulan penuh? Meskipun terasa sangat melelahkan, sangat banyak umat muslim di sini yang begitu senang menunaikan puasa. Ada beberapa ulama pula yang berpendapat kalau waktu puasa di negara ini boleh mengikuti Arab Saudi.

  1. Rusia

Letaknya yang berada di paling ujung utara bumi membuat matahari bersinar sangat lama di Rusia. Apalagi ketika musim panas, cahaya matahari ini akan terus terlihat selama 22 jam. Namun rata-rata waktu puasa di sini mulai dari pukul 3.15 sampai dengan 21.37 atau sekitar 18 jam 22 menit. Sedangkan kota di Rusia yang mempunyai durasi waktu puasa paling lama ialah Saint Petersburg. Anda yang tinggal di Indonesia harus sangat bersyukur karena waktu puasanya tidak selama di Rusia.

  1. Inggris

Jika Anda tinggal di negara Inggris, maka Anda pun harus berpuasa dalam waktu yang jauh lebih lama daripada di Indonesia. Umat muslim di sini akan menjalani puasa dengan durasi yang cukup lama. Kira-kira waktu puasanya sekitar 17 jam 2,5 menit. Atau bila dibandingkan dengan waktu puasa di Indonesia yang rata-rata sekitar 14 jam, waktu puasa di sini lebih lama 3 jam-an. Meskipun begitu, berpuasa di sini tidak terlalu terasa sengsara karena ada banyak sekali kegiatan yang bisa dilakukan. Selain itu, kesan berpuasa juga akan terasa lebih mendalam terutama jika Anda hanya tinggal berdua bersama pasangan di negeri orang.