6 Cara Merawat Rantai Motor yang Lebih Efektif

Merawat rantai sepeda motor seharusnya menjadi bentuk perlakukan yang harus diutamakan. Mengingat peran rantai yang sangat penting, yaitu menyalurkan kinerja mesin dengan gerakan roda. Gerakan mesin yang terus-menerus tentu akan mengurangi kemampuan dari rantai sepeda motor anda. Jika tidak dipelihara dengan benar, bukan hanya rantai tersebut bisa putus, tetapi juga berbahaya bagi si pengendaranya.

Pada umumnya, bentuk perawatan rantai meliputi menjaga kebersihannya, memastikan rantai terlumasi dengan oli berkualitas, serta mengecek kekuatan dari rantai tersebut. Berikut ini tips-tips selengkapnya dari Arafuru.com :

1. Pastikan Rantai Selalu Bersih

Letak rantai yang berada di bagian bawah sepeda motor membuatnya mudah kotor. Rantai sangat rentan terkena debu maupun sampah kecil yang kadang terselip pada celah-celahnya. Jika kondisi ini terus dibiarkan, debu-debu tersebut akan menumpuk dan menutupi cairan pelumas sehingga menimbulkan suara berisik. Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan membersihkan rantai tersebut menggunakan produk khusus pembersih rantai. Produk ini bisa anda dapatkan di toko-toko otomotif dengan pemakaian yang sangat mudah.

2. Pemberian Pelumas Secara Berkala

Sama seperti mesin, rantai juga memerlukan pelumas untuk membuatnya anti aus. Masalahnya, banyak orang yang salah kaprah memakai oli mesin bekas untuk melumasi rantai. Padahal, karakteristik dari pelumas mesin bukan ditujukan untuk rantai. Pelumas khusus rantai sudah tersedia sendiri dan umumnya lebih pekat. Pelumasan ulang dilakukan setiap 2 bulan sekali (jarak tempuh 800-1.000 km) atau sesuai dengan kondisi rantai sepeda motor anda.

Agar rantai terlindungi pelumas dengan sempurna, khusus bagi anda yang hobi otak-atik motor, anda bisa melepas rantai tersebut. Setelah itu, rebuslah cairan pelumas rantai tadi dengan tambahan sedikit air agar wujudnya menjadi lebih cair. Panaskan hingga campuran kedua cairan ini mendidih dan mengental. Kemudian, tuangkan cairan tersebut di wadah yang lebar. Lalu, rendamlah rantai anda dengan sedikit dibolak-balik agar semua bagiannya tertutupi secara merata. Biarkan rantai mendingin kembali agar cairan pelumas melekat lebih kuat. Terakhir, pasangkan kembali rantai tersebut pada sepeda motor kesayangan anda.

3. Pastikan Rantai Terpasang Benar

Yang benar, rantai harus terpasang tidak terlalu kendor maupun tidak terlalu ketat. Untuk mengecek benarkah pemasangannya, caranya mudah. Cukup dengan menarik bagian rantai di antara gear belakang dan depan, ke atas dan ke bawah dan pastikan rantai bisa ditarik sejauh 1 inci. Jika tarikan rantai kurang dari 1 inci maka perlu dilonggarkan, begitu pula sebaliknya

4. Cek Rantai Disetel Pada Giginya

Ada kalanya, pemasangan rantai terlalu menjorok ke depan atau belakang. Indikator utama guna mengetahui benar tidaknya pemasangan yang anda lakukan, bisa dilihat pada ketajaman gigi-gigi gear. Rantai yang tidak terpasang pada gigi yang benar akan mengasah gigi gear secara perlahan. Tentu jika ini terus berlanjut, kondisi gear seperti ini akan sangat tajam dan mampu memotong rantai secara perlahan. Segera setel ulang jika anda merasakan permukaan gigi gear menjadi tajam.

5. Perhatikan Pemasangan Penutup Rantai

Yang tidak boleh terlewatkan, memastikan pemasangan penutup rantai dilakukan dengan benar dan kuat. Posisi penutup sangat dekat dengan rantai dan rentan terkena gerakan rantai yang cepat. Dikhawatirkan, jika kedua benda ini bertumbukan, penutup tersebut akan patah dan terselip pada rantai dan ban yang bisa mengakibatkan laju kendaraan berubah drastis.

6. Segera Perbaiki Kerusakan

Ketika anda merasakan keanehan yang terjadi pada sepeda motor yang anda kendarai, terutama pada tarikan dan suara rantai, segera cek kondisinya. Pastikan rantai motor anda tetap dalam kondisi prima dengan ikatan yang kuat. Apabila rantai sudah terlihat cukup kendor, anda bisa memperbaikinya dengan membuang sebutir rantai lalu menyambungnya kembali. Namun jika cara ini tidak berhasil, maka solusi satu-satunya adalah mengganti dengan rantai yang baru.