5 Tips Mengganti Oli Motor Paling Benar

Bagaimana tips mengganti oli motor yang benar? Ibarat darah dalam tubuh manusia, oli berguna untuk memastikan mesin motor dapat bekerja dengan baik. Itu sebabnya, penggantian oli harus dilakukan secara berkala agar kualitasnya terus terpantau. Di bawah ini tips-tips mengganti oli dari Arafurucom yang mungkin berguna untuk anda :

1. Gunakan Oli Sesuai Standar Pabrik

Kemajuan dunia otomotif melahirkan berbagai varian oli ternama dengan beragam keunggulannya. Satu hal yang pasti dalam memilih oli terbaik adalah ikuti saran pabrikannya. Pihak pabrik sudah pasti telah mengujicoba oli terlebih dahulu sebelum direkomendasikan kepada konsumennya.

Sesuaikan pula oli yang dipakai dengan jenis sepeda motor yang anda gunakan. Jangan sampai anda memakai oli khusus motor bebek untuk motor matic kesayangan anda. Selain itu, jangan pernah juga tergiur dengan performa oli untuk motor balap. Meskipun tarikan yang dihasilkan akan terasa lebih enak, namun oli yang tidak sesuai ini akan menyebabkan mesin tidak awet.

2. Hindari Menyampurkan Oli Berbagai Merk Menjadi Satu

Setiap oli dibuat dengan racikannya sendiri-sendiri, dan semuanya berbeda tiap merk. Oleh karena itu, jangan pernah mencampurkan beberapa oli menjadi satu kalau tidak mau komposisi zat-zat di dalamnya kacau. Oli dengan komposisi zat yang tidak diperhitungkan tentu akan menimbulkan dampak negatif pada mesin motor.

Hindari juga menggunakan oli yang bergonta-ganti merk. Misalnya pada bulan Januari anda menggunakan oli merk A, Februari memakai oli merk B, bulan Maret menggunakan C. Kenapa? Hal ini dikarenakan setiap anda mengganti merk oli, saat itu juga mesin harus beradaptasi dengan spesifikasi oli tersebut. Jika mesin dipaksa harus menyesuaikan diri terus-menerus, kerja mesin pun menjadi tidak optimal lagi.

3. Ganti Oli Saat Kondisi Mesin Sudah Dingin

Kondisi dingin di mana motor tidak dinyalakan selama beberapa jam adalah waktu yang paling ideal untuk melakukan pengganti oli mesin. Sebab, kondisi seperti ini memungkinkan semua oli lama di dalam mesin, dapat mudah mengalir keluar. Alhasil, mesin pun bisa bebas sepenuhnya dari oli bekas dan membuat performa oli baru terlihat sepenuhnya.

4. Gantilah Oli Sesuai Tingkat Pemakaian Motor

Perlu diketahui, bahwa tenggat waktu penggantian oli berbeda-beda tiap motornya. Hal ini berkaitan dengan kualitas oli, di mana setiap motor dinyalakan kualitas oli akan berkurang satu level.

Pada motor yang setiap harinya digunakan untuk menempuh perjalanan kurang dari 10 km, penggantian oli cukup dilakukan ketika motor sudah menempuh jarak sejauh 4.000 km atau setiap tiga bulan sekali. Sedangkan, untuk motor yang setiap harinya digunakan untuk mencapai jarak lebih dari 10 km, penggantian oli dilakukan lebih sering yaitu ketika sudah mencapai 2.500-3.000 km atau sebulan sekali.

5. Hindari Memakai Oli Mesin untuk Melumasi Rantai

Seperti yang pernah kami uraikan di sini, melumasi rantai paling baik adalah dengan oli khusus rantai. Jangan sekali-kali menggunakan oli mesin, baik yang baru atau bekas, karena akan berdampak negatif pada kekuatan rantai anda.

Oli motor yang masih baru bersifat lengket sehingga debu-debu jalanan mudah menutupi permukaan rantai. Akibatnya, rantai pun menjadi cepat kering. Sementara itu, oli bekas mengandung sisa gram mesin di dalamnya yang dapat memperpendek usia rantai. Selalu gunakan pelumas rantai (chain lube) yang sedari awal sudah dikhususkan untuk melindungi rantai motor anda.