5 Tips Hidup Hemat selama Puasa ala Anak Kost

Kehidupan memaksa Anda untuk meninggalkan rumah tinggal yang aman dan nyaman guna merantau ke daerah lain. Rumah kost tentunya sangat membantu Anda mendapatkan tempat tinggal sementara. Rumah kost pada dasarnya merupakan suatu rumah yang mempunyai banyak kamar tidur. Anda sebagai penyewa akan mendapatkan sebuah kamar tidur di sini. Jika dibandingkan dengan rumah kontrak, harga sewanya memang lebih murah. Tapi kebebasan Anda sangat terbatas di sini sebab harus berbagi rumah dengan penyewa lainnya.

Anda pun dituntut untuk hidup secara mandiri selama tinggal di perantauan. Segala sesuatu harus Anda kerjakan sendiri, termasuk saat berpuasa di Bulan Ramadhan. Mulai dari berbuka puasa sampai dengan sahur, Anda harus bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Begitu pula soal kondisi keuangan. Harusnya sih kalau waktu puasa itu kita bisa menghemat banyak uang. Namun kenyataannya kita bisa lebih boros daripada hari biasa. Apa sebabnya? Salah satunya karena makanan, minuman, dan barang-barang akan nampak lebih menggoda saat kita berpuasa.

Sebagai orang yang tinggal di rumah kost, tentu saja Anda wajib mengelola keuangan selama Bulan Ramadhan sebaik mungkin. Terlebih jika tujuan perantauan Anda ialah mencari uang dengan bekerja. Anda harus dapat mengatur keuangan dengan baik sehingga saat Hari Raya Idul Fitri nanti Anda masih punya banyak uang simpanan untuk dibawa ke kampung halaman. Anda harus bisa hidup dengan hemat selama menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadhan.

Anda mungkin memerlukan tips-triknya yang jitu? Nah, kali ini kami ingin berbagai kiat-kiat untuk hidup hemat selama Bulan Ramadhan ala anak kost tanpa harus merasa tersiksa.

  1. Rencanakan Daftar Menu Makanan

Perencanaan itu sangat penting. Misalnya saja ketika ingin membangun rumah, maka kita harus membuat perencanaan sematang-matangnya terlebih dahulu. Begitu pula dalam menyambut bulan puasa kali ini. Hendaknya Anda bisa merencanakan anggaran bulanan di Bulan Ramadhan dengan baik. Buat daftar menu makanan yang akan dikonsumsi selama waktu berbuka, setelah tarawih, dan saat sahur. Daftar yang Anda buat harus bersifat masuk akal supaya Anda merasa enjoy menjalaninya.

  1. Ubah Pola Pikir dan Kebiasaan Anda

Tahukah Anda, anggaran keuangan yang paling besar selama Ramadhan biasanya jatuh pada pengadaan menu berbuka puasa. Saat kondisi perut sedang lapar-laparnya, Anda akan merasa sangat tertarik terhadap makanan serta minuman yang dilihat. Akhirnya Anda pun langsung membeli berbagai hidangan yang kelihatannya menarik. Padahal belum tentu Anda sendiri sanggup menghabiskan semuanya. Mulai sekarang buatlah suasana berbuka layaknya makan malam biasa sehingga bisa lebih hemat.

  1. Jangan Lewatkan Berburu Takjil Gratis

Selama Bulan Ramadhan, masjid biasanya membagi-bagikan takjil secara cuma-cuma kepada semua jamaah yang menghadiri pengajian sore hari sesaat sebelum waktu berbuka puasa tiba. Anda sebaiknya tidak melewatkan kesempatan tersebut. Selain Anda akan mendapatkan takjil gratis yang nikmat, ilmu pengetahuan Anda tentang islam pun bakal bertambah. Masjid memiliki suasana yang sangat nyaman. Anda bisa beristirahat sebentar selepas pulang dari bekerja. Biar tak merasa bosan, Anda bisa berpindah-pindah masjid.

  1. Coba Masak Makanan Sendiri, Jangan Takut!

Memasak makanan sendiri membutuhkan biaya yang jauh lebih sedikit daripada Anda membeli makanan yang sudah siap santap. Kalau hidup di perantauan, mau tidak mau Anda harus belajar memasak. Tidak masalah kalau awalnya masakan buatan Anda memiliki rasa yang tidak enak. Namanya juga sedang belajar masak, kan? Kami yakin secara alami lambat laun Anda pasti bisa memasak makanan yang lezat tersendiri jika terus mau mencobanya. Silakan cari berbagai resep makanan di internet sebagai panduan Anda.

  1. Jangan Berlebihan dalam Segala Sesuatu

Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Anda harus bisa membedakan antara kebutuhan dengan keinginan. Cukupi kebutuhan harian dasar Anda selama di Bulan Ramadhan, asalkan jangan pernah berlebihan. Anda tentu mengetahui seberapa besar kebutuhan dasar yang Anda perlukan. Bulan puasa bukan berarti Anda harus berfoya-foya saat ngabuburit. Berpuasa akan terasa jauh lebih nikmat manakala Anda mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah Anda daripada sibuk memikirkan urusan duniawi semata.