Lifestyle
Feb11

3 Lokasi Investasi Properti Terbaik di 2015

Berinvestasi lewat produk properti selalu menjadi hal yang sangat menarik untuk dibahas. Bagaimana tidak, tingkat pertumbuhan investasi di sektor ini begitu menggiurkan dan cenderung selalu naik. Jadi, bagi anda yang ingin memutar dana yang dimiliki, maka berintervesi lewat properti adalah salah satu langkah yang paling tepat.

investasi-lewat-produk-properti.jpg

Contoh Produk Properti Berupa Perumahan

Permasalahannya, memilih lokasi properti di mana investasi kita akan ditanamkan tidak semudah yang dikira. Perlu kejelian dan perhitungan yang mendalam agar nilai investasi terus tumbuh. Terlebih saat ini di kawasan yang potensial seperti Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Makassar, dan Medan tingkat persaingan para investor semakin bertambah ketat. Oleh karena itu, kali ini kami akan memberikan alternatif lokasi properti yang ideal selain kawasan-kawasan di atas.

1. Kota Pekanbaru di Provinsi Riau

Keunggulan dari Pekanbaru adalah kota ini menjadi tempat bisnis bagi perusahaan-perusahaan multinasional, khususnya di bidang perkebunan dan minyak-gas. Tercatat pertumbuhan ekonomi di Pekanbaru mencapai lebih dari 8 persen, sehingga memungkinkan daya konsumsi masyarakat yang tinggal di kota ini terus mengalami pergerakan secara dinamis. Oleh karena itu, kebutuhan akan produk properti hunian dan komersial di Pekanbaru terus menunjukkan pertumbuhan. Banyaknya ekspatriat yang memerlukan tempat hunian juga mendorong peningkatan pengembangan kawasan perumahan dan perhotelan.

2. Kota Balikpapan di Provinsi Kalimantan Timur

Balikpapan merupakan kota dengan daya tarik paling kuat di Pulau Kalimantan. Kelebihan kota ini terletak pada infrastrukturnya yang menunjang bisnis di bidang jasa, minyak-gas, dan batubara. Permintaan properti di Balikpapan didominasi oleh para pendatang yang menstimulasi pertumbuhan konsumsi. Tak heran, banyak pembangunan mal baru di sini seperti The Plaza Balikpapan, Pentacity Mall, Balikpapan Supermall, dan Borneo Bay Mall. Bisa dibilang, Balikpapan merupakan pendorong utama bidang properti di luar Jawa dan Sumatera pada tahun 2015.

3. Kota Manado di Provinsi Sulawesi Utara

Manado merupakan salah satu kota wisata paling potensial di Pulau Sulawesi. Itu sebabnya, jenis produk properti yang akan berkembang di kota ini adalah properti yang mampu menunjang bidang pariwisata, seperti ruang pertemuan (MICE), villa, dan hotel. Dibandingkan dengan Makassar, harga lahan dan properti di Manado terhitung lebih rendah. Meskipun begitu, peluang pertumbuhan sektor properti di kota ini lebih tinggi ketimbang Makassar. Hal ini dikarenakan investasi di Manado dimulai dari nol, sementara properti di Makassar sudah lebih dulu eksis. Inilah yang menyebabkan pertumbuhan investasi di Makassar lebih tipis ketimbang Manado yang sedang bergairah dan terus mengalami perkembangan.