Lifestyle
Jun2

10 Kesalahan Persepsi Tentang Desain Grafis

Anda tertarik dengan dunia desain grafis? Yakin tidak melakukan kesalahan persepsi tentang desain grafis seperti berikut ini?

1. Seorang Desainer Memiliki Gaji yang Besar

Setelah mendengar tentang biografi desainer ternama, kebanyakan orang langsung mengira bahwa semua desainer akan mendapatkan gaji yang besar. Faktanya, dunia desain merupakan salah satu bisnis dengan persaingan yang sangat kompetitif. Kebanyakan konsumen akan mencari desainer yang bisa menghasilkan karya bagus dengan harga rendah. Oleh karena itu, banyak desainer pemula yang menawarkan karyanya dengan harga murah. Bahkan tidak sedikit pula yang tidak dibayar demi mendapatkan pengakuan. Kebanyakan desainer juga terbiasa bekerja paruh waktu untuk mencukupi kebutuhannya.

2. Membuat Desain itu Mudah

Banyak orang yang mengira jika pekerjaan desainer hanyalah menggambar. Mereka lupa bahwa desainer juga perlu mendengarkan pemikiran dan keinginan kliennya untuk diwujudkan dalam bentuk desain. Yang lebih sulit lagi, jika kita menyadari bahwa setiap klien mempunyai ide dan kesukaan yang berbeda-beda. Oleh karenanya, setiap desainer perlu membekali dirinya dengan manajemen waktu, pengetahuan akan prinsip-prinsip desain, dan manajemen keuangan secara efektif.

desain-grafis.jpg

3. Pekerjaan Desainer itu Santai

Pasti banyak di antara kita yang menganggap pekerjaan desain itu santai dan tidak memakan banyak waktu kan? Padahal, setiap desainer dituntut untuk selalu berpikir cemerlang baik di kantor maupun sepulang kerja. Tidak sedikit pula desainer yang mengaku begadang demi menyelesaikan karyanya, karena jika ditinggal tidur dikhawatikan ide yang sudah didapat akan menghilang.

4. Orang yang Menguasai Software Desain adalah Desainer

Hanya karena seseorang menguasai Photoshop, Corell Draw, dan software desain lainnya sampai di tingkat mahir lantas dia layak disebut desainer? Tidak seperti itu. Dunia desain lebih menuntut pemikiran daripada penguasaan akan software. Software hanya diperlukan sebagai salah satu media eksekusi dalam proses mendesain. Masih banyak serangkaian proses lainnya yang perlu dipelajari.

5. Ide adalah Segalanya

Di samping mencari ide-ide, alangkah baiknya desainer juga mengikuti perkembangan dari dunia desain yang ia geluti. Seperti kita tahu, tren dan software desain berkembang begitu cepat. Jika seorang desainer bersikap statis dan merasa nyaman di satu titik, bukan tidak mungkin suatu saat dia akan kehilangan tawaran dari klien yang bonafit.

6. Kreatifitas adalah Bakat dan Tidak Bisa Dipelajari

Suatu karya desain grafis bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja, begitupun dengan kreatifitas. Kreatifitas seseorang akan meningkat seiring dengan pengalaman, pengetahuan, dan pekerjaan yang dia tekuni. Tidak ada seorangpun yang lahir langsung dibekali kreatifitas yang tinggi. Namun di beberapa kasus, ada anak yang terlahir dengan IQ tinggi dan lingkungannya membentuk kreatifitas anak tersebut dengan cepat.

7. Pekerjaan Desain Grafis Selalu Berhubungan dengan Komputer

Seperti yang sudah kami utarakan di atas, suatu desain grafis terbentuk dari serangkaian proses. Mayoritas orang mengira proses-proses ini selalu dilakukan di komputer. Padahal jika anda melakukan semua pekerjaan di depan komputer, ide anda justru akan cepat mati. Secara alami, desainer akan memperoleh banyak inspirasi ketika diberikan pensil dan kertas. Mereka akan membuat coretan-coretan sketsa ala mereka sendiri. Dari sketsa kertas inilah biasanya seorang desainer akan mengaplikasikannya ke komputer untuk menghasilkan karya yang lebih bagus dan mudah dimengerti.

8. Anda harus Kuliah untuk Menjadi Seorang Desainer

Persepsi ini muncul karena kebanyakan lowongan pekerjaan saat ini mengharuskan kandidatnya merupakan lulusan sarjana. Mereka lebih mementingkan status pendidikan seseorang daripada hasil karyanya. Meskipun begitu, kami tidak mengatakan bahwa pendidikan desain itu tidak perlu ya.

9. Desainer Grafis Menguasai Semuanya

Kesalahan persepsi ini muncul biasanya pada hubungan bisnis di mana seorang klien menganggap desainer grafisnya tahu semuanya. Pemahaman ini tentu tidak sepenuhnya benar. Seorang desainer harus menunjukkan hasil kerja yang pernah dilakukannya agar klien mengetahui tingkat kemampuan desainer tersebut. Klien juga perlu mengetahui bahwa ilmu desain grafis itu terdiri dari bermacam-macam kategori.

10. Desainer Grafis Selalu Benar

Persepsi terakhir adalah bahwa desainer itu tidak pernah salah. Sebenarnya, ini adalah penyakit paling berbahaya bagi seorang desainer. Penyakit ini muncul seiring dengan kesuksesan yang dicapai oleh seorang desainer. Masih ingat dengan kutipan desain grafis yang dilontarkan oleh Salvador Dali bahwa jangan berfokus pada kesempurnaan, karena anda takkan pernah meraihnya.