Lifestyle
Aug25

10 Kelebihan dan Kekurangan Lantai Keramik

kelebihan-dan-kekurangan-lantai-keramik.jpg

Penasaran dengan kelebihan dan kekurangan lantai keramik? Sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan lantai berjenis keramik untuk memperindah tampilan rumahnya. Alasannya simpel, mulai dari harganya yang murah hingga banyaknya pilihan motif yang tersedia.

Namun siapa sangka, di balik popularitasnya itu, keramik juga memiliki beberapa kekurangan. Misalnya permukaan lantai keramik yang terasa dingin sehingga kurang nyaman di kaki serta permukaannya yang gampang sekali tergores.

Di bawah ini beberapa poin kekurangan serta kelebihan dari lantai berjenis keramik, selengkapnya :

KEKURANGAN

1. Terasa Keras di Kaki

Bahan keramik dibuat dari campuran tanah liat dan glazur (kaolin) yang dibakar. Ada juga keramik yang terbuat dari porselen dengan harga yang lebih mahal dari keramik berglazur. Oleh karena itu, permukaan keramik ini terasa keras di kaki. Terutama bagi orang yang biasa melangkah di lantai kayu, maka lantai keramik yang keras ini akan sangat terasa. Untuk mengatasi kekurangan ini anda dapat memasangkan karpet, terutama di lokasi berkumpulnya keluarga seperti ruang tamu dan ruang makan.

2. Berkesan Dingin

Selain permukaannya yang memang terasa dingin, penampilan desain yang dihasilkan keramik pun cenderung terlihat dingin dan kaku. Apalagi jika anda menggunakan keramik dengan warna dalam skala biru. Untuk mengantisipasi hal ini, cobalah menggunakan keramik dengan motif asimetris dan warna yang agak kemerahan.

3. Nat Keramik Sulit Dibersihkan

Nat merupakan lapisan semen yang terdapat pada tiap sambungan keramik. Berbeda dengan keramik yang bertekstur licin, nat ini justru terasa kasar dan mudah menyerap kotoran. Akibatnya, banyak tumpukan-tumpukan debu dan kotoran yang menumpuk di bagian ini. Agar lantai rumah anda terus terjaga pesonanya, jangan lupa bersihkan juga permukaan nat secara rutin agar tidak menghitam.

4. Mudah Pecah

Keramik lantai termasuk barang pecah belah. Jika anda tidak hati-hati dalam menyimpan, membawa, dan memasangkannya maka siap-siap saja anda akan menemukan beberapa keramik yang pecah. Tidak hanya itu, lantai keramik juga tidak kuat menopang benda-benda berat. Jika dipaksakan, lambat laun akan ada salah satu sudut keramik yang mengalami keretakan.

5. Mudah Tergores

Tahukah anda bahwa lapisan pengkilap dari lantai keramik ini sangat tipis. Saking tipisnya, tergores sedikit saja akan langsung terlihat. Berbeda dengan lantai kayu di mana jika tergores bisa diratakan kembali. Pada keramik, jalan satu-satunya untuk mengatasi goresan keramik adalah menggantinya dengan keramik baru.