Hobi
Apr1

6 Tips Memilih Tanaman Hias untuk Halaman Rumah

Bagaimana tips memilih tanaman hias untuk halaman rumah? Keberadaan rumah kurang sempurna rasanya tanpa dilengkapi taman kesayangan dan halaman belakang. Di area eksterior ini, anda bisa melepas kepenatan sekaligus menyalurkan hobi berkebun bersama keluarga. Yap, adanya tanaman dan pepohonan di sekitar rumah juga akan membuat lingkungannya terasa segar dan lebih adem.

tips-memilih-tanaman-untuk-halaman.jpg

Halaman Rumah yang Asri

Akan tetapi, untuk memilih tanaman-tanaman hias yang akan dipelihara tidak segampang kelihatannya. Diperlukan sejumlah tips tertentu agar tanaman yang dipilih sesuai dengan karakteristik rumah dan harmonis. Di bawah ini ide-ide dari Arafuru yang bisa anda terapkan :

  1. Jika anda menginginkan kondisi rumah yang sejuk alami penuh dengan oksigen, cobalah menanam pepohonan yang berukuran cukup besar. Adanya pohon yang tumbuh di halaman rumah terbukti mampu menurunkan suhu udara di sekitarnya hingga mencapai 10°C. Adanya pepohonan yang tinggi juga akan melindungi struktur bangunan dari sengatan terik matahari langsung. Sebagai catatan, peliharalah jenis pepohonan yang aman serta akarnya tidak merusak konstruksi rumah dan saluran perpipaan.
  2. Sebagai pengganti kisi-kisi atau tirai jendela, anda bisa memilih jenis tanaman yang hidup merambat dengan memeliharanya secara menggantung. Tanaman-tanaman dalam keluarga ini bagus sekali digunakan untuk melindungi dinding rumah sekaligus memperindahnya (shading). Jangan lupa, berikan juga jarak yang cukup antara tanaman rambat dan dinding rumah sehingga ada sela-sela di bagian tengahnya sebagai jalur sirkulasi udara.
  3. Untuk memaksimalkan jumlah oksigen yang masuk ke dalam rumah, tanamlah tumbuh-tumbuhan yang memiliki ketinggian sedang. Pangkaslah secara berkala untuk menjaga tinggi tanaman tersebut agar konsisten sesuai tinggi jendela. Dengan teknik semacam ini, oksigen yang dihasilkan oleh daun-daun tanaman bisa langsung terbawa masuk ke rumah. Interior pun kaya akan oksigen dan tetap dipenuhi sinar matahari.
  4. Kadang-kadang menanam pohon secara rapat akan menciptakan panorama halaman yang rimbun, unik, dan indah. Tetapi, teknik penanaman semacam ini juga dapat menghambat sirkulasi udara di area halaman. Oleh karena itu, disarankan menanam pepohonan dengan jarak yang cukup renggang supaya udara tetap dapat bergerak lancar.
  5. Pertimbangkanlah memelihara tanaman-tanaman yang khas daerah setempat di mana anda tinggal. Hal ini bertujuan agar proses adaptasi oleh semua tanaman tersebut bisa berjalan lancar, sehingga perawatan yang harus anda lakukan pun lebih sederhana.
  6. Pada dasarnya, halaman rumah bisa dibagi ke dalam dua area, yaitu halaman depan dan halaman belakang. Halaman depan berfungsi sebagai penambah daya tarik rumah sehingga perlu ditanami tumbuh-tumbuhan yang menarik, seperti adenium, mawar, anggrek, melati, dan tanaman berbunga lainnya. Sedangkan halaman belakang adalah area untuk menyalurkan hobi anda sekeluarga sekaligus menjadi tempat bersantai. Halaman belakang paling cocok ditanami pepohonan yang bisa menghasilkan buah seperti mangga, belimbing, kelengkeng, alpukat, jeruk nipis, dan lain-lain.

Kini saatnya berkebun!