Hobi
Mar3

4 Kesalahan dalam Menata Bunga di Depan Rumah

Ingin tahu apa saja kesalahan yang sering diperbuat saat menata bunga di depan rumah? Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk menghias rumah. Satu di antaranya ialah menambahkan tanaman hias berbunga.

Yap, sudah lama tumbuh-tumbuhan dikenal efektif untuk menghadirkan suasana lingkungan yang segar dan asri. Apalagi jika tanaman tersebut mampu mengeluarkan bunga yang indah. Tidak hanya terlihat cantik dan berwarna-warni, rumah pun akan menjadi harum semerbak dan menenangkan.

kesalahan-menata-bunga.jpg

Namun tahukah Anda, menata bunga ternyata tidak segampang yang dikira lho. Butuh trik-trik tersendiri agar konsep desain yang direncanakan berhasil terwujud dengan sempurna. Alih-alih kelihatan menarik, kesalahan yang dilakukan saat menata bunga justru akan membuat taman tampak ramai, penuh, dan sesak.

Jadi pastikan Anda tidak melakukan kesalahan-kesalahan di bawah ini!

1. Menaruh Terlalu Banyak Bunga

Segala sesuatu yang berlebiihan itu tidak baik! Begitu pula saat kita sedang menata bunga. Boleh-boleh saja Anda menyukai beragam jenis bunga, tetapi jangan dipilih semuanya juga dong. Tentukan satu saja bunga yang ingin Anda posisikan sebagai focal point taman, kemudian tambahkan satu hingga tiga tanaman lain untuk melengkapinya.

2. Warnanya Monoton atau Keramaian

Jangan pernah mengelompokkan tumbuh-tumbuhan yang memiliki bunga berwarna sama atau senada karena akan menimbulkan kesan monoton. Hindari juga meletakkan berbagai macam tanaman dengan bunga yang berwarna-warni sebab dijamin tampilannya akan terlalu ramai. Sama seperti ketika memilih warna cat tembok, sebaiknya Anda memainkan dua sampai tiga warna bunga saja untuk mempermanis suasana di depan rumah.

3. Memenuhi Semua Ruangan

Ingat tujuan utama Anda meletakkan tanaman hias di depan hunian adalah untuk memperindah rumah, bukan membuka toko bunga. Jadi sebisa mungkin hindarilah memenuhi area tersebut dengan pepohonan. Cobalah manfaatkan bidang yang tesisa untuk menempatkan elemen dekorasi lainnya, contoh ornamen patung, ukiran, akuarium, dan lain-lain. Perlu diketahui, kesuksesan Anda dalam membuat taman tidak ditentukan oleh luas area yang tertutupi tanaman, melainkan seberapa besar daya tarik yang berhasil dibuat.

4. Membiarkannya Begitu Saja

Tidak dipungkiri ada sebagian kecil penghobi tanaman yang merasa enggan kalau harus merawatnya sendiri. Padahal taman secantik apapun kalau tidak dipelihara dengan baik pasti cepat atau lambat tampilannya bakal berantakan juga. Faktanya, kegiatan bercocok-tanam kini tengah menjadi tren lho di Amerika dan Eropa. Rugi besar jika Anda masih beranggapan kalau aktivitas yang menyehatkan ini hanya akan mengotori badan, melelahkan, dan membuang-buang waktu saja.