Hobi
Nov18

10 Jenis Ikan Hias untuk Aquascape yang Terindah

Pada dasarnya aquascape adalah ekosistem di lingkungan perairan. Berbeda dengan akuarium yang berfokus pada ikan, aquascape lebih mementingkan panorama yang tercipta di dalam kotak kaca/plastik berisi air. Keindahan dari aquascape terbentuk dari kombinasi antara tanaman, batu, kayu, dan ikan hias.

Khusus untuk ikan, pemilihan ikan hias yang akan dipelihara di aquascape harus memenuhi syarat-syarat tertentu, antara lain :

  1. Ikan memiliki ukuran tubuh yang kecil hingga sedang. Dengan demikian dapat tercipta harmonisasi yang serasi antara komponen-komponen di dalam aquascape.
  2. Ikan berperilaku ramah dan lincah. Hindari memelihara ikan predator karena dapat memangsa ikan lain dan merusak ekosistem aquascape.
  3. Ikan mempunyai tubuh yang berwarna menarik, tegas, dan jelas. Namun ada baiknya Anda tidak membatasi 1-3 warna agar aquascape tidak terlalu ramai.

Guna memudahkan Anda dalam memilih dan memilah ikan hias yang akan menghiasi aquascape, kali ini arafuru.com bakal memberikan rekomendasi 10 macam ikan yang cocok dipelihara. Apa saja ya?

1. Ikan Discus

ikan-discus.jpg

Ikan discus (Symphysodon discus) adalah ikan air tawar yang termasuk di dalam keluarga Cichlidae. Habitat asli ikan ini berada di sungai amazon, Amerika Selatan. Discus disukai sebagai ikan hias karena memiliki bentuk yang khas membulat dan berwarna cerah. Terdapat tiga jenis ikan discus yang utama yaitu green discus, brown discus, dan blue discus. Discus merupakan ikan sosial yang terbiasa hidup secara berkelompok.

2. Ikan Guppy

ikan-guppy.jpg

Ikan Guppy (Poecilia reticulata) dikenal juga dengan sebutan ikan milenium, ikan perak, atau ikan pelangi. Ikan ini dinobatkan sebagai ikan hias air tawar yang paling populer karena memiliki sirip yang sangat indah. Ikan guppy merupakan anggota dari keluarga Poeciliidae dengan genus Poecilia. Habitatnya meliputi wilayah perairan di Amerika Tengah dan Amerika Selatan termasuk Antigua dan Barbuda, Barbados, Brazil, Guyana, Jamaika, Suriname, Trinidad dan Tobago, serta Venezuela. Ikan guppy dibedakan menurut bentuk ekornya yaitu guppy ekor lebar, guppy ekor panjang, dan guppy ekor pendek.

3. Ikan Tetra

ikan-tetra.jpg

Ikan tetra ialah ikan air tawar yang tergolong keluarga characin dari ordo Characiformes. Ini merupakan ikan asli sungai-sungai di Afrika, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Panjang rata-rata ikan tetra sekitar 2-3 cm dengan warna yang sangat bervariasi. Beberapa spesies ikan tetra yang banyak dipelihara oleh para penghobi misalnya neon tetra, cardinal tetra, red tetra, dan rummy-nose tetra.

4. Ikan Zebra

ikan-zebra.jpg

Sebagaimana binatang zebra yang berkulit belang-belang, warna ikan zebra juga bergaris-garis. Ikan zebra (Danio rerio) merupakan ikan air tawar yang tinggal di perairan tropis seperti Himalaya, India, Pakistan, Bangladesh, Nepal, dan Burma. Ikan ini termasuk dalam genus Danio dengan keluarga Cyprinidae. Ikan zebra bisa tumbuh hingga mencapai panjang 6,5 cm serta lebar 4 cm. Saat ini terdapat ratusan spesies dari ikan zebra contohnya red zebra, pink zebra, silver zebra, golden zebra, dan black zebra.

5. Ikan Manfish

ikan-manfish.jpg

Ikan manfish dikenal pula sebagai ikan angelfish. Tergolong dalam keluarga Cichlidae, ikan manfish (Pterophyllum scalare) memiliki tubuh yang sisih, warnanya cerah dan bervariasi, serta sirip membentang ke ekor. Ikan ini merupakan binatang omnivora mau memakan berbagai pakan. Jenis-jenis ikan manfish yang cukup tersohor yakni diamond manfish, imperial manfish, marble manfish, dan black-white manfish.

6. Ikan Corydoras

ikan-corydoras.jpg

Ikan corydoras adalah ikan hias air tawar yang bermukim asli di sungai amazon, Amerika Selatan. Bentuk tubuhnya gemuk, pendek, punggung melengkung, dan berkumis. Ikan ini mampu tumbuh dengan panjang sampai 12 cm. Daya tarik ikan corydoras terletak di keunikan postur dan warnanya. Contoh-contoh ikan corydoras yang sering dipelihara di aquascape di antaranya corydoras leopard, corydoras panda, corydoras green, dan corydoras concolor.

7. Ikan Barb

ikan-barb.jpg

Ikan barb (Puntius denisonii) adalah ikan asli Teluk Malabar, India. Ikan ini sering terlihat berada dalam gerombolan yang besar di sepanjang sungai yang dangkal dan berbatu. Ikan barb tergolong ke dalam keluarga Cyprinidae serta sub-family Barbinae. Tubuhnya yang berwarna keperakan dengan garis hitam yang menjalar dari mulut ke ekor terlihat menarik sekali.

8. Ikan Otocinclus

ikan-oto.jpg

Salah satu ikan yang cukup digemari oleh penghobi aquascape di Indonesia yaitu ikan otocinclus atau ikan oto. Panjang tubuh ikan ini mempunyai ukuran rata-rata 3 cm hingga 5 cm. Berasal dari Brazil, makanan ikan otocinclus berupa alga. Otocinclus mempunyai kelir hitam atau cokelat yang bercampur garis putih. Spesies-spesies yang banyak digemari meliputi otocinclus affinis, otocinclus cocama, otocinclus zebra, dan otocinclus lemon.

9. Ikan SAE

ikan-sae.jpg

Ikan SAE (Siamese Algae Eater) adalah ikan air tawar pemakan alga dari keluarga Cyprinidae. Ikan bernama ilmiah Crossocheilus oblongus ini hidup di Asia Tenggara seperti Chao Phraya dan Mekong. Ikan SAE berwarna perak dan putih dengan garis hitam yang memanjang dari mulut sampai ekor. Ikan ini pas sekali dipelihara di aquascape karena ukuran maksimalnya sebatas 16 cm.

10. Udang Amano

udang-amano.jpg

Udang amano (Caridina multidentata) banyak ditemukan di Jepang, Korea, dan Taiwan. Ini merupakan udang pemakan alga sehingga kerap dipelihara bersama ikan-ikan hias untuk membersihkan permukaan interior aquascape. Ketika masih kecil, udang amano tampak manis karena cangkangnya diselimuti warna keputih-putihan. Sayangnya saat beranjak dewasa, warna tersebut berubah menjadi cokelat kusam sehingga menjadikan udang amano sebatas udang pembersih yang efektif.