Furnitur
May24

3 Jenis Desain Furnitur Built-in yang Belum Anda Ketahui

desain-furnitur-built-in.jpg

Desain furnitur built-in adalah desain atau model perabotan rumah tangga yang dibuat berdasarkan keinginan pemakainya. Pemilihan model ini dilakukan untuk mendapatkan sesuatu yang berbeda serta untuk menyesuaikan ukuran furnitur dengan ruangan yang ada. Bagi Anda yang hobi dalam memiliki tingkat imajinasi yang tinggi, furnitur built-in sangat tepat melengkapi suasana desain rumah.

Secara umum, ada tiga jenis desain furnitur built-in berdasarkan kebutuhannya. Di antaranya adalah desain modular, desain knockdown, dan desain fleksibel. Berikut ini pengertian dari ketiga jenis furnitur built-in tersebut selengkapnya:

1. Desain Modular

Desain modular adalah desain furnitur yang dibuat berdasarkan ukuran tertentu yang dihitung secara matematis. Desain ini sangat cocok digunakan dalam pemilihan ukuran lantai, keramik, pintu, jendela, dan paflon. Sementara untuk aplikasi yang sering dilakukan adalah dalam pemilihan ukuran lemari dan kitchen set.

2. Desain Sistem Knockdown

Model furnitur built-in yang kedua adalah desain sistem knockdown. Disain ini dibuat berdasarkan sistem bongkar pasang (knockdown) yang bisa dilakukan dengan mudah. Furnitur yang menggunakan sistem ini biasanya berupa bagian-bagian yang harus dirakit sesuai dengan buku petunjuk yang disertakannya. Sementara untuk pengikat yang digunakan adalah mur, baut, atau sekrup. Contoh furnitur yang menggunakan desain dengan sistem knockdown adalah lemari, meja makan, kursi, ranjang, dan lain-lain.

3. Desain Fleksibel

Desain fleksibel adalah desain yang dibuat berdasarkan permintaan model dan ukuran calon pemiliknya. Penentuan layout model bisa dilakukan sendiri ataupun menyerahkannya kepada pihak pekerja mebel yang lebih ahli. Sementara untuk penentuan ukuran akan dilakukan secara seimbang antara fungsi maksimal dari furnitur tersebut dan kesesuaian dengan ruangan.