Desain
Jul12

Tutorial : Cara Mengukir Styrofoam

Apakah Anda ingin membuat ukiran di styrofoam? Ukiran merupakan salah satu karya seni milik negara kita tercinta, Indonesia Raya. Setiap daerah di Indonesia mempunyai ukiran dengan ciri khas serta gayanya tersendiri. Ada ukiran yang berasal dari Jawa, Sunda, Bali, Batak, Melayu, Asmat, Dayak, dan lain-lain. Walaupun berbeda, tapi semua ukiran tersebut mempunyai kesamaan yang satu yaitu indah.

Pada umumnya ukiran dibuat dari bahan kayu. Para pengrajin akan mengukir sebuah batang kayu yang telah digambari sketsa sedemikian rupa untuk membentuk ukiran-ukiran. Memang tidak mudah untuk membuat ukiran kayu ini. Selain dibutuhkan keterampilan yang tinggi, ketelitian pun wajib diperhatikan agar ukiran yang terbentuk benar-benar sesuai dengan keinginan. Tak ayal, harga ukiran kayu pun terbilang mahal sebab nilai seni yang terkandung di dalamnya pun sangat besar.

cara-mengukir-styrofoam.jpg

Kalau mau yang lebih murah dan lebih mudah, Anda bisa membuat ukiran dari styrofoam. Benar sekali. Styrofoam atau gabus bisa juga disulap menjadi sebuah ukiran yang sangat cantik. Anda dapat memanfaatkan ukiran styrofoam ini sebagai hiasan untuk acara-acara yang penting seperti pernikahan, ulang tahun, peresmian, seminar, dan sebagainya. Kemudian setelah ukirannya jadi, silakan Anda mewarnai styrofoam tersebut menggunakan cat khusus biar kelihatan lebih hidup.

Alat dan Bahan :

  • Styrofoam
  • Pemotong styrofoam
  • Lem tembak
  • Mal cetakan
  • Pensil

Langkah-langkah :

  1. Siapkan beberapa styrofoam dengan bentuk dan ukuran yang berbeda-beda sesuai kebutuhan. Di antaranya meliputi styrofoam persegi, styrofoam silinder, styrofoam silinder ekstra besar, styrofoam 10 cm, dan styrofoam 5 cm. Kalau Anda tidak mempunyai alat pemotong styrofoam khusus bisa menggunakan cutter.
  2. Siapkan pula mal/cetakan untuk mempermudah kita dalam menggambar sketsa di atas styrofoam. Untuk membuatnya, Anda bisa mencari referensi desain gambar ukiran terlebih dahulu dari internet. Kemudian cetak (print out) gambar tersebut ke kertas. Potonglah kertas sesuai pola gambar. Mal/cetakan ukiran yang Anda butuhkan sudah siap digunakan.
  3. Letakkan styrofoam di lantai yang permukaannya benar-benar rata. Taruhlah kertas cetakan di atas styrofoam tersebut. Silakan buat sketsa gambar ukiran di styrofoam menggunakan pensil sesuai cetakan yang dipakai. Ulangi langkah ini sampai semua sketsa ukiran yang Anda perlukan sudah terlukis di styrofoam.
  4. Kini waktunya untuk memotong styrofoam sesuai pola sketsa. Gunakan alat pemotong khusus styrofoam untuk mendapatkan potongan yang halus dan rapi. Sedangkan untuk membuat lubang tepat di tengah-tengah styrofoam bisa menggunakan jarum yang telah dipanaskan. Lakukan proses ini dengan hati-hati. Jangan sampai salah dalam memotong styrofoam karena akan sulit sekali diperbaiki.
  5. Potongan-potongan styrofoam yang telah jadi kemudian bisa Anda rangkai sesuai dengan bentuk ukiran yang akan dibuat. Gunakan lem tembak untuk merekatkan semua potongan styrofoam tersebut. Jangan pernah memakai lem kayu atau lem yang berbasis minyak karena justru akan melelehkan styrofoam.