Ini Konsep-konsep Desain Rumah Islami

Bagaimana pembangunan desain rumah islami dilakukan? Sebagai umat muslim, tentunya kita ingin memiliki rumah yang dibangun sesuai dengan kaidah-kaidah islam. Sebuah rumah yang tidak hanya berfungsi sebagai pemberi rasa aman saja, tetapi juga dapat mendukung terciptanya keluarga besar yang bahagia dan terjaga keislamannya.

Pada dasarnya, rumah islami kental dengan nuansa kesederhanaan dan keramahannya. Tidak harus meniru dekorasi khas Timur Tengah, asalkan rumah tersebut mampu mendukung aktifitas keagamaan penghuninya, itu sudah cukup. Di sinilah seninya memadukan kebudayaan islami dengan arsitektur di Indonesia.

Tegas antara Ruang Publik dan Keluarga

Secara prinsip, rumah berkonsep islami memiliki batas yang jelas antara ruangan yang bersifat umum dan pribadi. Sebisa mungkin, ruangan interior dan aktifitas penghuni di dalamnya tidak mudah terlihat oleh tamu yang berkunjung ke rumah. Oleh karena itu, diperlukan ruang tamu yang didirikan dengan dinding rapat dan alur pintu yang dirancang sedemikian rupa.

Ukuran ruang tamu dibuat cukup luas dengan mengedepankan konsep interior yang sederhana. Penggunaan cat dinding berwarna terang, dalam skala putih dan hijau juga mendominasi seluruh interior.

Suasana Penuh Kekeluargaan

Seperti kita ketahui, menjamu tamu yang berkunjung hukumnya wajib. Sebisa mungkin, buatlah tamu tersebut merasa sangat nyaman seperti di rumahnya, dengan apa yang kita suguhkan untuknya. Ruang tamu diatur sedemikian rupa agar suasana mengobrol terasa santai dan menyenangkan.

Gunakan meja tamu yang cukup besar sebagai tempat menaruh hidangan-hidangan yang telah anda siapkan. Selanjutnya, biasakanlah mengajak tamu tersebut menikmati makanan bersama anda.

Adanya Mushola di Rumah

Konsep islami tidak bisa dilepaskan dari keberadaan mushola. Mushola bisa berupa bangunan terpisah dari rumah utama ataupun ruangan yang disulap menjadi mushola. Untuk tips desain mushola bisa dilihat di sini. Kunci dari pembangunan mushola adalah ruangan yang mudah dibersihkan dan memiliki sirkulasi pencahayaan yang baik.

Tempat Wudhu

Sebagai pelengkap mushola, anda perlu menyediakan tempat wudhu yang dibangun tidak jauh dari mushola. Akan lebih bagus jika tempat ini dibangun secara outdoor sehingga bisa menyatu dengan alam.

Berwudhu di kamar mandi memang bisa dilakukan, namun akan terlihat lebih menarik jika kita menyediakan tempat tersebut secara terpisah. Selain itu, jajaran keran yang dibentuk rapi juga menciptakan pemandangan yang unik.

Tidak Perlu Pagar

Rumah islami tentu kental dengan keramahtamahan penghuninya yang hobi bersosialisasi. Karena itu, pagar rumah sudah tidak lagi diperlukan di sini. Penjagaan privasi cukup dilakukan dengan pembagian fungsi interior rumah yang jelas.

Aksesoris Kaligrafi

Kandungan nilai-nilai islami pada seni kaligrafi memang sangat kuat. Hal inilah yang menjadikan kaligrafi selalu tampil di rumah bertipe ini. Kaligrafi yang bagus tidak perlu mewah dan berukuran besar. Sebaliknya, semakin unik kaligrafi tersebut dibuat maka akan semakin besar pula daya tariknya.

Rutin Mengadakan Pengajian

Tips terakhir adalah biasakan mengadakan pengajian di rumah anda. Kegiatan positif tentu akan menciptakan energi positif di rumah anda. Sehingga rumah tampak lebih bercahaya dan terasa menentramkan.