Harmonisasi Desain Interior dan Eksterior Rumah

Desain interior sering kali dilupakan banyak orang dalam membangun rumah yang indah dan nyaman. Padahal dalam membangun sebuah rumah, antara interior dan eksterior idealnya terjadi hubungan yang harmonis sehingga pemilik dan orang yang mengunjungi rumah tersebut dapat merasakan keindahannya.

Rumah pada taraf tertentu mampu merefleksikan karakter, gaya hidup, dan cita rasa dari pemiliknya. Pengertian rumah di sini tidak hanya terbatas pada aspek eksterior saja, namun juga pada aspek interiornya. Itu sebabnya setiap orang mempunyai pilihan yang berbeda dalam perwujudan konsep desain yang diinginkannya, di sinilah desain interior mampu memberikan solusi, seperti apa penataan rumah yang dibutuhkan untuk menyesuaikan eksterior bangunan rumah.

harmonisasi-interior-dan-eksterior.jpg

Namun dalam menyusun konsep desain interior, ada yang perlu diperhatikan yaitu tujuan dari desain interior itu sendiri. secara umum tujuan desain interior adalah untuk menciptakan ruangan yang nyaman, penuh estetika, serta mampu mewadahi aktivitas penggunanya. Banyak pemilik rumah yang secara eksterior rumahnya tampak megah, namun ketika kita melihat interiornya, terjadi timpang dalam penataannya dibandingkan dengan kemewahan eksterior rumah tersebut.

Kebanyakan orang mempunyai asumsi bahwa desain interior adalah sesuatu yang dapat mereka lakukan sendiri tanpa melibatkan arsitek sebagai seseorang yang ahli di bidangnya. Untuk taraf tertentu mungkin dapat dibenarkan, namun kesalahan banyak orang adalah bahwa mereka lupa karena untuk mencapai hasil maksimal dalam desain interior diperlukan pengetahuan yang dalam mengenai masalah estetika yang menyangkut proporsi, harmoni, skala, serta pengetahuan akan jenis material, warna, dan lain sebagainya.

Oleh sebab itulah keterlibatan serang desain interior tetap penting dalam suatu perencanaan interior. Sebagai panduan bagi yang ingin menata interior rumahnya, hal-hal yang perlu dipahami dalam perencanaan desain interior antara lain :

  • Rumah selayaknya menjadi potret dari pemiliknya. Itulah sebabnya tugas dari desainer adalah mengganti keinginan dasar dari pemilik rumah untuk sebuah desain interior. Kemudian ide-ide tersebut ditransformasikan dalam bahasa estetika. Jadi janganlah ragu-ragu meminta desainer interior untuk mengadaptasi selera pribadi untuk suatu konsep desain. Jangan lupa Anda lah yang akan tinggal dalam rumah tersebut.
  • Perlu adanya kesesuaian antara style eksterior bangunan dengan style desain interiornya.
  • Tentukan konsep desain yang jelas. Sederhanakan dan tetaplah fokus pada konsep tersebut. Kesalahan umum yang sering dibuat adalah berusaha mengekspresikan begitu banyak ide untuk suatu desain interior.
  • Jangan terlalu mengikuti trend desain apabila memang tidak tertarik. Lebih fokuslah pada selera pribadi dan masalah kualitas furnishing-nya.
  • Jangan pernah mengorbankan kenyamanan demi penampilan semata. Rumah yang indah tidak ada gunanya apabila tidak nyaman ditempati.
  • Perhatikan pada detail tanpa harus lari dari konsep utama desain. Detail akan mempertegas konsep rumah yang sebenarnya ingin Anda bangun.
  • Pastikan Anda dikelilingi dengan barang-barang yang Anda sukai, bukan semata-mata barang yang ada karena sedang trend. Jangan pernah menjadi orang asing di rumah Anda sendiri.