Desain
Jul11

9 Inspirasi Desain Ruang Makan dan Dapur

desain-ruang-makan-dan-dapur.jpg

Ingin menata desain ruang makan dan dapur yang berada di satu ruangan? Menciptakan ruangan yang terdiri dari tempat makan dan dapur memang lebih susah ketimbang menatanya sendiri-sendiri di ruangan yang terpisah. Salah satu kesulitannya yaitu kita dituntut untuk membuat dua ruangan ini serasi dan bisa saling mendukung satu sama lain.

Nah, untuk membantu Anda dalam pembuatan desain interior seperti ini, silahkan ikuti beberapa tips di bawah ini :

1. Pemilihan Kursi

Kursi merupakan faktor pertama yang perlu diperhatikan. Idealnya kursi yang bagus untuk gaya ruangan seperti ini adalah bangku. Kursi bangku dinilai cocok diletakkan di ruang sempit karena tidak memakan ruangan yang terlalu luas. Selain itu, kursi jenis ini pun mudah disandingkan dengan berbagai bentuk meja makan.

2. Penempatan Lampu

Meskipun nantinya, ruangan akan berfungsi sebagai ruang makan dan dapur. Anda bisa meletakkan dua lampu ke dalam area ini. Lampu pertama berfungsi untuk menerangi dapur. Sedangkan lampu kedua berfungsi untuk menciptakan kesan mewah di area makan.

3. Partisi Ruangan

Salah satu kelebihan ruang makan dan dapur yang dijadikan satu adalah keefektif dan efesiensinya. Bayangkan saja, ketika Anda memerlukan sesuatu saat sedang menikmati makanan, Anda tidak perlu bolak balik antar-kamar, Anda juga tidak perlu membuka pintu yang merepotkan. Oleh karena itu, saat ingin menciptakan sebuah partisi antar-ruangan ini. Usahakan ruangan tersebut tetap memiliki keunggulan di atas. Adapun untuk contoh partisi yang kami rekomendasikan adalah rak piring, kabinet, atau lemari bertinggi rendah.

4. Kabinet yang Terhubung

Ide lainnya agar ruang makan dan dapur bisa memiliki suasana yang serasi adalah dengan pemasangan kabinet. Kabinet yang cocok digunakan untuk ruangan seperti ini adalah kabinet yang berukuran besar dan panjang. Tentu, penyesuaian ukuran kabinet ini sebelumnya bisa Anda sesuaikan.

5. Perhatikan Angin

Pada ruangan yang menyatu seperti ini, umumnya ruang gerak akan bertambah luas. Alhasil aliran angin yang ada di dalamnya pun akan semakin kencang. Jangan sampai benda-benda ringan semacam taplak meja, dikacaukan oleh ulah angin ini. Solusi untuk menghindari kejadian ini adalah dengan memasang “pemberat” seperti sulaman atau renda pada benda-benda yang ringan.

6. Suasana Meja Makan

Suasana meja makan merupakan fokus utama pada ruangan. Silahkan Anda menyesuaikan bentuk meja makan yang akan dipakai. Barulah setelah itu, Anda bisa memasang hiasan meja seperti liontin atau tempat lilin agar suasana saat makan semakin akrab.

7. Televisi

Apabila Anda ingin menonton televisi, baik saat makan maupun memasak. Anda bisa menyiasatinya tanpa perlu membeli televisi baru. Pilih tatakan televisi yang bisa diputar dan tempatkan pada sudut ruangan yang bisa dilihat baik dari wastafel, maupun meja makan.

8. Sembunyikan Perabotan Kotor

Saat menikmati hidangan, kemungkinan besar pandangan akan berkeliling ke seluruh ruangan. Apabila pandangan tertuju ke area dapur dan menemukan wajan dan panci kotor atau tempat cuci piring yang menumpuk dan penuh sampah. Sudah pasti selera makan pun akan terganggu. Oleh karena itu, jika Anda sering merasa malas mencuci piring setelah masak, sembunyikan lah piring-piring kotor tersebut terlebih dahulu. Bisa juga dengan membuat tempat cuci piring yang agak terhalangi dinding.

9. Warna Cat Dinding

Hal terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah pemilihan warna cat dinding. Di dalam ruangan di mana ruang makan dan dapur menyatu, Anda tidak harus menggunakan warna cat dinding yang sama. Silahkan, pilih warna yang berbeda asalkan terlihat harmonis. Selain mempermanis ruangan, dengan pemilihan warna seperti ini, Anda juga telah menciptakan partisi visual.

  • SHARE!

Author: 

author

Related Posts