Desain
Jul6

Cara Menempelkan Styrofoam ke Dinding

Bagaimana cara menempelkan styrofoam ke dinding ya? Anda mungkin ingin mendesain rumah agar suasananya lebih menarik. Anda bisa mencoba teknik simpel yang satu ini. Mudah banget kok karena kali ini kita akan berkreasi menggunakan styrofoam alias gabus. Anda pasti sudah mengenalnya kan? Selain harganya cukup murah, styrofoam pun bisa dikreasikan menjadi berbagai macam karya sesuai keinginan kita.

Sebagai contoh, Anda bisa menyulap styrofoam tadi menjadi bentuk binatang, tumbuhan, atau simbol. Kalau mau yang lebih keren, buat saja tipografi dari susunan huruf-huruf yang berbahan styrofoam. Selanjutnya pajanglah karya styrofoam buatan Anda tadi di tempat yang paling cocok. Nah, saat ini sedang tren menempelkan hiasan dinding yang terbuat dari styrofoam/gabus pada interior.

menempelkan-styrofoam-ke-dinding.jpg

Menempelkan styrofoam pada permukaan dinding sebenarnya tidak terlalu sulit asalkan Anda mempunyai lem khusus. Iya benar, Anda harus menggunakan lem khusus untuk styrofoam. Jika Anda memakai sembarang lem, seperti lem kayu misalnya, styrofoam tersebut justru akan meleleh. Masalahnya adalah produk lem khusus untuk styrofoam ini sulit ditemukan. Kebanyakan lem styrofoam juga mempunyai daya rekat yang tidak terlalu kuat, apalagi bila ditempelkan ke dinding.

Tapi tenang, kami memiliki dua solusi jitu supaya Anda tetap bisa menempelkan styrofoam ke dinding tanpa memakai lem khusus.

Gunakan Double Tape

Double tape merupakan selotip yang dilapisi lem pada kedua bagian sisinya. Hal ini membuatnya bisa dijadikan sebagai media untuk menempelkan dua buah benda, termasuk styrofoam. Tapi mengingat daya rekat yang dimiliki double tape ini tidak terlalu kuat, Anda hanya bisa menggunakannya untuk menempelkan styrofoam yang berukuran tidak terlalu besar. Jika ornamen styrofoam Anda yang akan dipajang di dinding berukuran besar, maka double tape ini tidak akan mampu menahannya karena terlalu berat.

Pastikan Anda membeli double tape yang memiliki daya rekat yang tinggi sehingga mampu menahan beban styrofoam dengan baik. Biasanya produk double tape yang berwarna hijau atau hitam inilah yang lebih bagus daripada double tape yang warnanya bening. Tempelkan double tape ini pada bagian belakang permukaan styrofoam secara acak. Bersihkan permukaan dinding yang akan ditempeli styrofoam terlebih dahulu. Barulah kemudian Anda bisa menempelkan styrofoam tersebut pada posisi sesuai rencana.

Selotip dan Lem Aibon

Jika Anda ingin menempelkan styrofoam yang ukurannya besar ke dinding tetapi tidak mempunyai lem khusus, Anda perlu trik yang cerdik. Salah satunya bisa dilakukan memakai selotip dan lem aibon. Yap, Anda harus menggunakan kedua bahan ini. Karena lem aibon dapat melelehkan styrofoam, maka dipakailah selotip sebagai media perantaranya. Ternyata gampang banget kan?

Mulailah dengan membeli selotip ke toko terdekat. Kami sarankan pilihlah selotip warna hitam yang biasa dipakai untuk menjilid buku. Potong selotip secukupnya, lalu tempelkan di bagian belakang permukaan styrofoam. Setelah itu, oleskan lem aibon tepat pada permukaan selotip tadi. Hati-hati agar jangan sampai lem aibon ini mengenai styrofoam sebab akan membuatnya meleleh. Kini waktunya untuk menempelkan styrofoam tadi ke permukaan dinding yang bersih dan kering.