Cara Mendesain Teras Rumah agar Menarik

Bagaimana cara mendesain teras rumah agar menarik? Anda harus menyadari bahwa teras menjadi bagian yang sangat penting dari rumah. Teras merupakan tempat pertama kali yang Anda gunakan untuk menyambut kedatangan tamu dan kerabat sebelum mereka memasuki rumah. Oleh karena itu, desainnya harus diperhatikan dengan baik agar dapat menghasilkan kesan mendalam. Teras juga termasuk bagian dari fasad rumah.

Seiring dengan naiknya kepopuleran desain rumah yang mengusung konsep terbuka, kini teras juga bisa difungsikan sebagai ruang tamu atau ruang keluarga. Setelah seharian penat dengan kesibukan di tempat bekerja tentu rasanya akan sangat menyenangkan apabila bisa berkumpul dengan semua anggota keluarga tercinta. Ide lainnya adalah menyatukan teras dengan taman depan rumah sehingga bangunan bisa menyatu seutuhnya dengan lingkungan di sekitarnya.

cara-mendesain-teras-rumah.jpg

Teras rumah yang baik harus bisa memberikan perasaan nyaman bagi setiap orang yang hendak memasuki rumah. Meskipun dekorasinya dibuat lebih menonjol, tetapi Anda harus bisa menjaga benang merah antara bagian eksterior dan bagian interior rumah. Hindari menciptakan dekorasi yang mengejutkan di sini karena justru akan membuat desainnya kacau balau. Anda dapat memanfaatkan berbagai hiasan, ornamen, dan furnitur.

Di bawah ini kami bagikan teknik dasar dalam mendesain teras rumah supaya menarik!

Gunakan Lantai yang Berukuran Lebih Kecil

Ada berbagai jenis lantai yang cocok digunakan di teras seperti keramik, marmer, atau granit. Hanya saja yang perlu diperhatikan ialah ukuran lantai tersebut. Ukuran lantai yang dipasang di teras tidak boleh lebih besar daripada lantai yang ada di interior. Paling besar ukuran lantai tersebut sama dengan lantai di dalam rumah. Kami rekomendasikan gunakan lantai yang ukurannya lebih kecil untuk teras. Penggunaan lantai yang lebih besar justru akan membuat interior rumah Anda terasa sempit.

Pilih Lantai yang Warnanya Gelap

Teras paling tepat memakai lantai yang berwarna gelap. Lantai dengan warna gelap dapat menyamarkan keberadaan debu dan kotoran di atasnya. Jika Anda menggunakan lantai berwarna terang untuk teras, maka siap-siap Anda harus kerepotan sendiri akibat lantai yang gampang sekali dikotori debu dari luar. Belum lagi ketika sedang musim penghujan, lumpur dan kotoran membandel dapat dengan mudah menempel di permukaan lantai sehingga memberikan kesan jorok.

Pakai Lantai yang Memiliki Tekstur Kasar

Dalam membangun rumah, Anda juga wajib memperhatikan kenyamanan orang lain. Salah satunya dengan memakai lantai yang memiliki tekstur kasar. Lantai yang teksturnya kasar tidak dapat meneruskan sinar matahari dengan baik. Manfaatnya ialah rumah Anda menjadi tidak terlalu silau dan tidak terlalu panas. Hal ini juga sangat berguna bagi orang-orang yang lewat di depan rumah Anda sehingga pandangan mata mereka tidak terganggu.

Tambahkan Furnitur yang Dibutuhkan

Teras membutuhkan beberapa furnitur untuk mendukung fungsi dan kegunaannya. Letakkan furnitur tersebut pada posisi yang tepat. Usahakan supaya furnitur tidak terpapar sinar matahari atau air hujan secara langsung karena dapat merusaknya. Bersihkan furnitur-furnitur ini minimal setiap 2-3 hari sekali meskipun jarang diduduki agar tidak dipenuhi debu. Jangan sampai Anda menjadi malu sendiri akibat banyaknya debu, kotoran, dan jaring laba-laba yang menyelimuti furnitur tersebut.

Percantik dengan Tanaman Hias

Jangan sia-siakan potensi teras yang bisa mendapatkan sinar matahari secara penuh. Anda bisa menanam beberapa tumbuhan hias di teras. Silakan pilih tanaman hias yang Anda sukai di TokoTanaman.com. Kami sarankan tanamlah bibit-bibit tumbuh tersebut di pot yang dipenuhi ukiran. Pesonanya akan berlipat ganda daripada Anda memakai pot plastik biasa. Kalau tidak mau repot Anda juga bisa meletakkan beberapa tanaman plastik di sini. Yang paling penting adalah pastikan tidak ada genangan air di pot sebab bisa menjadi tempat perkembangbiakkan nyamuk.