Desain
Feb5

Cara Memilih Jasa Desain Rumah di Indonesia

jasa-desain-rumah.jpg

Memilih jasa desain rumah profesional yang tepat untuk membantu Anda membangun rumah idaman memang lumayan sulit. Apa sebabnya? Karena hal ini berurusan langsung dengan bagaimana menyatukan dua selera desain yang berbeda, antara Anda dengan pihak jasa desain rumah tersebut. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan membantu Anda untuk menentukan arsitektur yang benar-benar tepat :

1. Menentukan Jenis Tenaga Kerja yang Anda Butuhkan

Pertama-tama, pastikan Anda mengetahui dulu perbedaan antara desainer interior, dekorator dan arsitektur. Desainer interior adalah orang yang menangani seluruh proses mendesain seluruh interior ruangan mulai dari membuat rencana, menata dan mewujudkannya. Dekorator interior adalah mereka yang bertugas menyempurnakan tampilan interior melalui penambahan dekorasi berupa tekstur, garis dan warna. Sedangkan arsitektur interior adalah mereka yang ahli dalam mendesain dan memiliki dasar teori desain bangunan yang jelas. Biasanya seorang arsitektur interior juga memiliki kemampuan desainer interior. Sedangkan untuk dekorator interior cenderung menggunakan insting dan pengalaman desain dalam mengerjakan tugasnya.

2. Melakukan Proses Wawancara

Setelah Anda berhasil mengumpulkan daftar tenaga kerja yang dianggap mampu memenuhi keinginan Anda, langkah selanjutnya adalah menyeleksinya. Perlu diingat bahwa sebelum melakukan pertemuan, ada baiknya Anda sudah mempunyai garis besar desain yang ingin diciptakan terlebih dahulu. Pertimbangkan gaya dan konsep rumah yang dipilih secara matang. Jika Anda memiliki contoh gambar desain yang disukai, Anda bisa membawa gambar tersebut untuk diperlihatkan ke pihak desainer.

Di bawah ini beberapa pertanyaan yang bisa Anda ajukan selama sesi pertemuan berlangsung, antara lain :

  1. Bisakah saya mengetahui portfolio (pengalaman) Anda? Pertanyaan ini ditujukan untuk mencari tahu apakah selera yang dimiliki oleh pihak desainer sesuai dengan keinginan Anda.
  2. Bisakah saya melihat desain yang sebelumnya pernah dibuat dan berapa lama Anda menyelesaikan desain ini? Mintalah contoh desain yang pernah dibuat baik yang sederhana sampai desain yang rumit. Hal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara desainer dalam memaksimalkan penggunaan anggaran biaya yang tersedia. Jika hasil kerja yang ditunjukkan kurang meyakinkan, Anda bisa mengunjungi alamat klien yang pernah bekerjasama dengan pihak desainer tersebut.
  3. Apa jenis proyek favorit Anda? Pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat mereka dalam mendesain rumah. Apakah mereka hanya berminat jika proyeknya besar atau mereka bisa menangani proyek dengan anggaran yang sedikit sekalipun.
  4. Apakah saya bisa terlibat dalam pengerjaan proyek desain ini? Tentu saja Anda tidak ingin menyewa jasa desainer yang mau benar sendiri dalam menata rumah. Sehingga Anda sebaiknya lebih mencari desainer lain yang mau menerima saran dan kritikan Anda serta bersikap lebih terbuka. Namun pada umumnya, desainer hanya memperbolehkan Anda ikut campur sampai pada pemilihan benda-benda yang akan digunakan ke dalam desain.
  5. Berapa biaya jasa desain rumah ini? Untuk urusan harga biasanya bervariasi. Ada yang mematok biaya per jam, biaya per ukuran ruangan dan biaya lembur lainnya. Rincian biaya ini nantinya akan turut dilampirkan dalam perjanjian proyek desain.

3. Menjawab Pertanyaan Desainer

Ingat, dalam kerjasama ini bukan hanya Anda yang mencari rekan kerja yang sesuai, tetapi desainer juga akan menyeleksi apakah Anda seorang klien yang tepat. Biayanya desainer interior akan bertanya kepada Anda mengenai desain rumah yang Anda sukai. Sedangkan ada juga yang sudah siap dengan secarik kertas berisi pertanyaan-pertanyaan yang harus Anda jawab. Namun pertanyaan yang paling penting adalah “mana yang lebih Anda utamakan, penampilan atau kenyamanan rumah”. Jawaban penting inilah yang nantinya akan menjadi pegangan pihak jasa desain rumah selama melakukan tugasnya.