Desain
May28

8 Kiat Mengatur Rumah Mungil yang Cantik nan Indah

Bagaimana cara mengatur rumah mungil yang cantik nan indah? Memiliki rumah yang berukuran mungil bukan berarti anda tidak bisa mempunyai rumah yang berdesain cantik dan indah. Sebab, hunian yang mungil pun kini bisa disulap menjadi tempat tinggal yang menarik dengan menerapkan kiat-kiat dekorasi yang tepat.

desain-rumah-mungil-cantik-yang-indah.jpg

Rumah Mungil

Bagaimana rumah yang mungil bisa diubah menjadi rumah yang cantik nan indah? Berikut ini kiat-kiatnya :

1. Bangun Atap yang Tinggi

Kiat pertama untuk mengatur rumah ukuran kecil adalah membangun atap yang tinggi agar suasananya terkesan lega. Luas ruangan yang terbatas membuat anda tidak bisa bermain terlalu banyak pada bidang horisontal. Solusinya, cobalah mengolah bidang vertikal dengan mendirikan dinding yang cukup tinggi sehingga antara atap dan lantai menyisakan ruang yang lapang. Interior pun akan terasa lebih lega berkat adanya cukup ruang ke atas.

2. Minimalisir Penggunaan Partisi

Setiap partisi yang dibangun akan membelah ruangan menjadi dua bagian yang berukuran lebih kecil. Pun pendirian partisi juga bakal memakan sebidang ruang sehingga luasnya berkurang. Jadi, pembuatan sekat antar-ruangan yang berlebihan justru dapat membuat rumah terasa sempit. Itu sebabnya, usahakan minimalisir penggunaan partisi permanen dan beralihlah ke partisi visual.

3. Pengaturan Pencahayaan yang Efektif

Pencahayaan bisa membuat interior yang berukuran mungil menjadi tampak cantik dan indah. Selain itu, pencahayaan juga dapat mempengaruhi kesan yang dimiliki oleh setiap ruangan. Perlu diketahui, ruangan yang diterangi cahaya kuat bisa menimbulkan efek ruangan yang terlihat lebih luas. Oleh karena itu, pencahayaan yang paling tepat untuk rumah mungil adalah pencahayaan yang bersinar terang.

4. Pewarnaan Cat Dinding yang Cerah

Mengingat peranannya sebagai background ruangan, warna dinding memberikan pengaruh besar terhadap desain suatu ruangan. Disarankan pakai cat dinding berwarna cerah dan hiasi dengan warna-warni monokrom. Teknik pewarnaan yang sama juga bisa anda terapkan pada pemilihan furnitur dan aksesoris yang berkelir cerah. Apabila anda bingung dalam menentukan kombinasi warna cat, coba gunakan warna putih atau klik di sini. Aplikasikan juga wallpaper dinding berdesain sederhana dan bercorak kecil untuk membuat dinding terlihat lebih atraktif.

5. Pasang Jendela Ukuran Lebar

Rumah mungil juga sebaiknya memainkan bukaan-bukaan jendela yang banyak agar suasana di dalamnya bisa menyatu dengan alam. Anda bisa menyediakan jendela yang berukuran besar di bagian depan sehingga penghuni rumah dapat mudah melihat area di luar yang lebih luas. Supaya nuansanya tidak membosankan, buatlah taman minimalis di area depan ini dengan memanfaatkan tanaman berbunga, tanaman berbuah, dan tanaman berdaun indah.

6. Pasang Cermin di Sudut Interior

Cermin merupakan aksesoris yang penting digunakan dalam mengatur interior rumah mungil. Cermin memungkinkan anda bisa menghadirkan ruangan yang seolah-olah lebih lapang berkat kemampuan daya pantul yang dimilikinya. Dengan kata lain, pemakaian cermin membuat luas interior tampak dua kali lebih besar karena pantulannya.

7. Gunakan Perabotan Sederhana

Selain membatasi jumlah penggunaan furnitur, anda pun harus pandai-pandai dalam memilih model furnitur yang sesuai untuk rumah mungil. Karena keterbatasan ruangan, pilih furnitur yang berdesain sederhana, bersifat multifungsi, dan usahakan bentuknya tidak terlalu tinggi. Direkomendasikan warna furnitur yang dipilih terlihat harmonis dengan warna dinding ruangan. Di samping akan menghemat tempat, spesifikasi perabotan seperti ini juga membuatnya bisa menyatu dengan baik sesuai kondisi ruangan.

8. Pergunakan Ruang Kosong

Maksimalkan penggunaan setiap sudut ruangan di rumah anda. Apabila masih ada area yang kosong, manfaatkanlah secara bijak. Contohnya, anda dapat menggunakan area kosong di bawah tangga sebagai tempat menaruh lemari kostum atau menjadikannya kamar mandi jika ukuran yang tersedia memungkinkan. Namun ingat, jagalah keseimbangan komposisi antara ruang desain dan ruang kosong minimal 1:3 agar suasana di dalam rumah tetap nyaman untuk bergerak.