Desain
Jan3

5 Tips Menyiasati Desain Kamar Mandi yang Sempit

Bagaimana cara menyiasati kamar mandi yang sempit? Punya rumah yang tidak terlalu luas sebenarnya memiliki keuntungan tersendiri. Misalnya Anda tidak terlalu repot dalam mengurus kebersihan ruangan-ruangan di dalamnya. Ukurannya yang sempit memungkinkan Anda lebih mudah mengawasi kondisi interior rumah apakah sudah bersih atau belum. Kalau berantakan, Anda pun tidak perlu menguras banyak tenaga dan waktu untuk merapikannya.

Salah satu ruangan yang mudah sekali kotor adalah kamar mandi. Ruangan ini merupakan tempatnya seluruh penghuni rumah untuk membersihkan diri. Setelah seharian beraktivitas di luar tentunya banyak sekali debu-debu yang menempel di kulit. Mandi merupakan cara paling mudah untuk membuang kotoran di tubuh sehingga kembali bersih, segar, dan harum. Namun akibatnya kamar mandi menjadi dipenuhi oleh kotoran sehingga harus segera dibersihkan.

desain-kamar-mandi-sempit.jpg

Buat Anda yang mempunyai rumah mungil dengan kamar mandi yang berukuran sempit, Anda tidak perlu berkecil hati. Sebab selalu ada cara untuk membuat rumah tinggal Anda tersebut menjadi layak huni dan terasa nyaman. Pada kesempatan kali ini, kami akan berbagai tips-tips bagaimana membuat desain sebuah kamar mandi sempit yang suasananya tak kalah dengan kamar mandi di apartemen atau hotel. Mari kita mulai bersama-sama!

Area Basah dan Area Kering

Sesempit apapun ukuran kamar mandi di rumah, Anda harus bisa membaginya menjadi dua wilayah yaitu area basah dan area kering. Area basah dapat digunakan untuk keperluan mandi menggunakan shower, bathtub, atau bak mandi. Sedangkan area kering bisa dipakai untuk keperluan lain. Misalnya seperti menyikat gigi, mencukur kumis, dan lain-lain. Tujuan dari pembagian ruangan ini tidak lain untuk menciptakan kesan ruangan yang lebih luas.

Aksen Vertikal di Dinding

Kamar mandi yang sempit hanya memiliki kekurangan di bagian horizontalnya yaitu luas lantai yang terbatas. Sementara sisi bagian vertikalnya tetap sama seperti ruangan-ruangan yang lain. Itu sebabnya, Anda disarankan untuk mengoptimalkan pemakaian bagian vertikal kamar mandi yaitu dinding secara maksimal. Caranya dengan membuat sebuah aksen yang berbentuk tegak lurus di salah satu tembok guna mengubah kesan sumpek dan sempit menjadi lebih tinggi.

Dominasi Warna yang Cerah

Kami selalu melarang Anda mewarnai ruangan-ruangan yang ukurannya mungil menggunakan cat berwarna gelap. Kenapa? Sebab penerapan warna gelap justru akan membuat suasana ruangan yang sempit menjadi terasa semakin sempit. Gantilah dengan cat yang warnanya cerah untuk diaplikasikan di dinding kamar mandi. Warna cerah dapat memantulkan cahaya dengan baik sehingga ruangan pun terlihat lebih terang dan seolah-olah ukurannya lebih luas.

Jangan Pakai Banyak Warna

Penggunaan warna yang banyak memang akan membuat suasana ruangan menjadi lebih segar dan ceria. Tetapi khusus untuk kamar mandi yang sempit, Anda harus menghindarinya. Terlalu banyak memakai warna justru menjadikan kamar mandi Anda terlihat sangat ramai sehingga tidak menarik lagi. Batasilah penggunaan warna untuk semua barang di dalam kamar mandi Anda maksimal sebanyak 3 jenis warna dengan tone yang senada.

Kebersihan yang Paling Utama

Kebersihan merupakan faktor utama yang akan mempengaruhi daya tarik desain kamar mandi Anda secara keseluruhan. Kamar mandi yang bersih dan beraroma wangi pasti terasa nyaman. Sayangnya luas ruangan yang sangat terbatas membuat kamar mandi yang sempit mudah sekali kotor. Jadi kalau Anda ingin mempunyai kamar mandi yang bagus seperti di hotel dan apartemen, maka biasakanlah membersihkan setiap kali selesai menggunakannya. Terutama pada bagian dinding dan lantai yang sering dipenuhi noda membandel.