Desain
Aug1

5 Hal yang Sering Terlupa Saat Mendekorasi Kamar Bayi

dekorasi-kamar-bayi.jpg

Betapa bahagianya memiliki seorang bayi yang baru lahir. Kebahagiaan ini kian sempurna dengan menghadiahkan kamar tidur yang indah untuknya. Sebuah kamar yang bisa membuatnya merasa nyaman dan aman tinggal di rumah.

Kebiasaan orang tua saat memiliki bayi adalah mendekorasi kamar semenarik mungkin. Mulai dari menyediakan ranjang yang lucu sampai mainan-mainan baru sesuai dengan jenis kelaminnya. Tetapi sayangnya, mereka sering melupakan beberapa hal yang sebenarnya penting untuk diperhatikan.

Apa sajakah itu? Simak ulasannya berikut ini :

1. Cat yang Digunakan

Keamanan adalah faktor yang paling utama saat mendekorasi kamar tidur bayi. Termasuk dalam memilih cat yang ingin digunakan. Pasalnya, sejumlah cat memiliki komposisi yang tidak aman bagi manusia, apalagi untuk bayi. Oleh sebab itu, perhatikan betul bahan pembuat cat dinding dan furnitur yang ingin dipakai. Jangan sampai, bayi yang belum mengerti apapun malah menjadi korbannya. Jangan lupa pastikan juga cat yang digunakan untuk mewarnai mainannya harus tidak mengandung zat berbahaya.

2. Tempat Tidur

Tempat tidur yang ideal untuk bayi adalah ranjang yang berbentuk box di mana ada pagar yang mengelilinginya. Fungsi pagar ini selain melindungi dia agar tidak jatuh, juga bisa membantunya berpegangan saat hendak belajar berdiri nanti. Jadi, adanya pagar ini di ranjang bayi sangatlah penting. Bila Anda masih merasa khawatir, tambahkan juga karpet empuk di bawah ranjang agar jika suatu saat tidak sengaja dia terjatuh, maka tubuhnya tetap aman.

3. Sprei yang Beraroma Bayi

Sprei berfungsi sebagai penghias kasur. Karena itulah, tampilan sprei menjadi titik pusat desain kamar. Di dalam memilih sprei bayi, berfokuslah pada motifnya. Sebaiknya motif yang dipilih tidak memilih terlalu bersifat ke-bayi-an. Kenapa? Agar sprei masih bisa dipakai saat dia sudah beranjak besar.

4. Pemilihan Tirai

Meskipun tidak terlalu penting, tirai dibutuhkan manakala kamar bayi terdapat jendela. Sama seperti pemilihan pada sprei, motif tirai jangan terlalu mencolok agar tetap bisa dipakai di kamar meski sudah beranjak balita. Sebaiknya pilih tirai yang bisa mempercantik dinding di sampingnya.

5. Pencahayaan yang Tepat

Saat malam hari tiba, lampu akan menerangi seisi kamar bayi. Karena sinarnya yang menyolok, bayi biasanya suka memperhatikan lampu di manapun letaknya. Oleh karena itulah, agar penglihatannya normal ke depan, Anda harus memposisikan lampu segaris dengan posisi kepalanya. Dengan cara ini, mata bayi akan memandang lurus ke depan, bukan ke kanan atau kiri.