4 Konsep Desain Interior Rumah Ala Eropa

Bagaimana merancang desain interior rumah ala Eropa? Selain mode fashionnya, Benua Eropa juga terkenal akan arsitektur bangunannya yang megah. Pada dasarnya, gaya rumah dari benua ini merupakan kombinasi dari daerah Tuscany, Mediterania, dan Perancis kuno. Meskipun terdapat sejumlah perbedaan gaya dari masing-masing daerah tersebut, salah satu kesamaan semuanya terdapat pada penggunaan warna yang bernuansa alami. Adapun rumah bergaya Eropa ini biasanya digunakan untuk memunculkan suasana yang mewah, megah, dan sangat nyaman.

1. Pewarnaan

Seperti kita ketahui, pewarnaan berfungsi sebagai background dekorasi sehingga akan berpengaruh besar terhadap suasana ruangan. Meskipun jenis pewarnaan yang digunakan oleh masing-masing daerah di Eropa ini hampir sama, nyatanya ada kekhasan warna dari setiap daerah tersebut.

Jika anda ingin menciptakan nuansa Tuscany, pilih warna kebumian seperti hijau zaitun, burnt orange, cokelat tua, dan terakota. Sementara bila anda lebih menyukai gaya Perancis, gunakanlah warna yang lembut dan tenang seperti merah muda, kuning pucat, dan biru pastel. Sementara itu, suasana khas Mediterania sangat erat kaitannya dengan kebudayaan Yunani, warna yang cocok adalah biru kobalt dan putih. Hamparkan semua warna-warni ini baik untuk dinding maupun aksen dekoratif.

2. Furnitur

Salah satu desain furnitur yang ideal untuk rumah Eropa bisa dilihat pada gambar di atas. Biasanya, furnitur-furnitur yang dipakai berukuran besar dan terlihat agak usang, aturan ini paling pas diterapkan pada konsep Mediterania dan Tuscany. Meja kayu berukuran besar dengan kaki-kaki besi juga mampu menyambut semua anggota keluarga anda.

Pada bagian ruang tamu, sofa kulit masih menjadi pilihan tempat duduk utamanya. Bila anda memilih bentuk sofa yang lembut, maka secara tidak langsung juga akan menghadirkan suasana Perancis. Sofa-sofa ini bisa anda sandingkan bersama perabotan lain berwarna putih salju.

3. Tirai

Keberadaan tirai yang anggun memang tak pernah lepas dari rumah-rumah khas Eropa. Namun jika anda tidak ingin membuat interior dan eksterior terpisah, cobalah memanfaatkan tirai yang tidak terlalu berat, terlihat ringan dan lapang. Menariknya, pada konsep Perancis, tirai yang digunakan umumnya bergaya khas cafe dengan motif kotak-kotak atau cetakan berulang-ulang. Sedangkan pada gaya Tuscany, tirai selalu dilengkapi dengan renda di semua bagian tepinya.

4. Aksesoris

Sama seperti aturan sebelumnya, pemilihan aksesoris juga didasarkan pada daerah-daerah di Eropa yang lebih anda sukai. Untuk gaya Mediterania, anda bisa menghadirkan suasana khas pantai seperti bingkai kayu yang tampak seperti rusak. Untuk negara Perancis, tentu saja rangkaian bunga warna-warni bisa digunakan untuk menghiasi interior rumah. Sedangkan sentuhan Tuscany dapat dihadirkan dari lukisan yang menggambarkan wilayah perbukitan.

Semua aksesoris dari gaya-gaya di atas, masing-masing menggunakan kayu, logam kuningan, besi tempa, dan benda alami lainnya sebagai bahan pembuatannya. Fitur-fitur ini akan tampil lebih menarik dengan permainan pencahayaan, pewarnaan dinding, dan seni yang dekoratif. Sebagai sentuhan terakhir, tanaman indoor cocok dengan interior rumah dari semua daerah di Eropa.