Desain
Nov9

10 Teknik Pencahayaan Ruangan dan Tata Letak Lampu

Memainkan teknik pencahayaan ruangan dan tata letak lampu merupakan cara termurah untuk mendekorasi rumah menjadi lebih indah. Sifat cahaya yang akan menyelimuti seluruh sudut ruangan juga berpengaruh besar terhadap suasana di ruangan tersebut. Kabar baiknya, saat ini ada berbagai jenis lampu yang bisa menghasilkan cahaya dengan kesan berbeda-beda.

teknik-pencahayaan-ruangan.jpg

Berikut ini teknik-teknik pencahayaan rumah selengkapnya :

  1. Idealnya, setiap ruangan menerapkan tiga jenis lampu, yaitu lampu utama, lampu khusus, dan lampu aksen. Lampu utama berfungsi untuk menerangi seluruh sudut ruangan. Lampu khusus digunakan untuk fungsi tertentu dan sebagai pelengkap lampu utama. Sedangkan, lampu aksen ditambah untuk memperindah tampilan ruangan.
  2. Satu lampu utama sebaiknya dipasang setiap 20 m² hingga 25 m². Lampu khusus tidak boleh dipasang lebih dari 3 buah di ruangan yang sama. Sedangkan, lampu aksen sebaiknya dilindungi penutup lampu karena cahayanya begitu kuat.
  3. Karena aktifitas yang dilakukan menyebar, ruang keluarga memerlukan pencahayaan lampu yang menyeluruh untuk memudahkan seluruh anggota menemukan sudut favoritnya. Tambahkan lampu khusus berupa standing lamp di sudut-sudut ruangan. Sementara itu, bila di ruangan terdapat rak berisi benda-benda koleksi, tonjolkan keberadaannya dengan memasang lampu aksen.
  4. Apabila kamar tidur anda difungsikan sebagai ruang beristirahat saja, maka jenis lampu utama yang tepat adalah lampu bercahaya kuning. Warna cahaya ini akan menghadirkan suasana yang nyaman, hangat, dan elegan. Sehingga tidur anda pun semakin berkualitas.
  5. Sementara jika anda punya kebiasaan membaca buku sebelum tidur, jangan memaksakan diri dengan lampu kuning. Wajib bagi anda menambahkan lampu di dinding maupun headboard ranjang. Hal ini memungkinkan anda tetap nyaman membaca tanpa mengganggu pasangan yang sedang terlelap.
  6. Jika anda lebih suka membaca di sofa, sediakanlah lampu baca yang memudahkan anda menikmati buku dengan posisi duduk yang santai. Lampu seperti ini biasanya berbentuk standing lamp dengan bentuk tiang yang melengkung. Sementara, jarak yang ideal antara lampu dengan lantai adalah 1 meter.
  7. Pencahayaan juga bisa digunakan untuk memanipulasi ruangan sehingga tercipta suasana yang sesuai dengan keinginan kita. Misalnya untuk ruangan berplafon pendek, anda bisa memasang lampu dinding dengan posisi vertikal. Dengan begini, lampu akan bersinar dari bawah ke atas ruangan sehingga ruangan tampak seolah lebih tinggi. Efek yang sama juga diciptakan oleh standing lamp dengan posisi lampu menghadap ke atas.
  8. Anak-anak biasanya takut jika tidur dalam kegelapan. Nah untuk membuat tidurnya nyenyak, gunakan lampu bercahaya lembut. Jenis cahaya ini memungkinkan anda tidak perlu mematikan lampu karena sinarnya tidak menyilaukan mata.
  9. Pastikan posisi lampu yang dipasang di kamar tidur tidak terjangkau anak, bahkan saat ia naik meja dan kursi sekalipun. Agar lebih yakin, sebaiknya lampu-lampu ini dilindungi oleh penutup lampu yang rapat agar tidak membahayakan buah hati anda.
  10. Kamar mandi merupakan ruangan yang memiliki tingkat kelembaban tinggi. Karenanya, model lampu yang sesuai untuk ruangan ini haruslah terlindung rapat dari air. Untuk menciptakan kamar mandi yang bernuansa mewah, gunakanlah lampu dinding bercahaya kuning.